Logo Harian.news

Oleh: Pemred Harian.News, IGA KUMARIMURTI DIWIA

Kita Sehat Indonesia Sehat

Editor : Rasdianah Jumat, 05 Juli 2024 15:47
ilustrasi. Foto: istock
ilustrasi. Foto: istock

HARIAN.NEWS – Seseorang sebelum terjun ke dunia politik biasanya dikenal sangat nasionalis dan memiliki idealisme tinggi, namun setelah terpilih sebagai wakil rakyat atau berada dalam lingkaran kekuasaan, gamang.

Ambigu, mau ikut elit partai atau berjuang sendiri. Fahri Hamzah, salah satu politikus yang pernah duduk di DPR RI dengan berbagai pengalaman, merasakan situasi tsb.

Wakil rakyat di Senayan memperjuangkan aspirasi rakyat dipertanyakan kesungguhannya. Terkesan menyamakan suara untuk sebuah kepentingan.

Baca Juga : Rapat Paripurna, Puan Singgung No Viral No Justice

Lalu melihat situasi, apa bisa dikatakan yang berteriak demi bangsa benar-benar jiwa raganya sehat dan waras. Rakyat dijadikan alasan bahkan alibi agar mereka terus berada di pusaran kekuasaan.

Kita pahami bangsa yang sehat jiwa raga adalah layaknya manusia dalam satu kesatuan bahasa dan budaya yang terikat di sebuah wilayah, memiliki kehidupan badan dan batin baik, normal dan waras. Pertanyaannya apa sudah pantas dikatakan sehat jiwa, jika masih menganut paham aji mumpung. Kalau tidak sekarang atau tidak sama sekali?

Menyaksikan episode-episode yang dipertontonkan, akankah membuat bangsa ini bahagia atau sebaliknya? Menurut KBBI sehat adalah kondisi badan dan bagian lain terbebas dari rasa sakit, badan maupun jiwa. Intinya menggambarkan kondisi yang baik dan normal, bukan menormalkan hal-hal tidak baik.

Baca Juga : Duh! Beberapa Pegawai KPK Diduga Terlibat Judi Online

Peristiwa yang tidak bikin senang bukan hanya disuguhkan oleh anggota dewan yang terhormat, institusi kepolisian ikut disoroti kinerjanya oleh netizen. Kasus narkoba, pembunuhan, judi online menyisakan tanya besar.

Belum lagi mendapati tindak tanduk pemerintah (kominfo) yang tidak mendidik, seperti mainan saja tanpa beban saat Pusat Data Nasional di retas. Pasrah terhadap ancaman hacker yang meminta tebusan. Adakah hal besar yang disembunyikan di balik peretasan PDN.

Kegembiraan menjadi warga negara hidup tentram, damai ternodai oleh ketidakbecusan dan napsu serakah para bedebah. Dan masih banyak lagi pekerjaan pemerintah yang belum teratasi.

Baca Juga : Profil Eks Ditjen Aptika Kominfo yang Mundur Buntut Kasus PDN: Ahli IT Kelahiran Makassar

Bagaimana masyarakat akan sehat jika disuguhi perilaku tidak sehat.

Bagi kaum muda, melihat situasi dari berbagai kejadian di negeri ini sudah menjadi nasib demikian adanya. Jadi jangan terpuruk jangan kehilangan semangat harus bangkit untuk menjadi lebih baik, fokus berkarya dan berlomba menjadi orang pilihan. Tetap sehat jasmani dan rohani. Kita sehat Indonesia sehat.

PENULIS: IGA K

Baca Juga : Buntut PDN Diserang, Dirjen Aptika Kominfo Semuel Mundur: Itu Tanggug Jawab Saya!

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda