Sikap Center for Research on Ethic Economy dan Democracy (CREED) terhadap Janji Politik
HARIAN.NEWS, JAKARTA – Pusat Kajian Ekonomi, Etika, dan Demokrasi (CREED) mengkritisi para bakal calon presiden (Bacapres) dan wakilnya yang sering mengumbar janji politik yang dianggap irasional.
Direktur Eksekutif CREED, Yoseph Billie Dosiwoda, menyoroti janji-janji seperti peningkatan Dana Desa sebesar Rp 5 miliar per tahun dan BBM gratis untuk pengendara sepeda motor oleh pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin).
Baca Juga : Gibran Didorong Bacapres, Politisi NasDem: Terlalu Cepat dan Instant
Yoseph Billie mengatakan bahwa janji-janji ini dianggap tidak masuk akal karena sulit dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Dia juga menekankan bahwa mengubah ruang fiskal dalam APBN untuk memenuhi janji-janji semacam itu bisa berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa bacapres yang terpilih pada Pemilu 2024 tidak akan dapat mengatur APBN hingga tahun 2026, mengingat Pemerintahan Presiden Jokowi berakhir pada Oktober 2024.
Yoseph Billie mendesak para bacapres untuk berhenti mengumbar janji-janji irasional dan mengajak tim kampanye untuk memberikan pendidikan politik yang rasional kepada publik.
Dia juga menyoroti peran Generasi Z sebagai pemilih kritis dalam pemilu mendatang. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
