Logo Harian.news

Kuliah Tamu, Unhas Bahas Terapi Nutrisi Fase Akut untuk Pasien Kritis

Editor : Rasdianah Sabtu, 14 September 2024 17:52
Kuliah tamu yang digelar di Unhas. Foto: dok
Kuliah tamu yang digelar di Unhas. Foto: dok

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Departemen Anestesiologi, Perawatan Intensif, dan Manajemen Nyeri, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mengadakan kuliah tamu yang bertajuk “Acute Phase Nutritional Therapy in Critically Ill Patient” pada Rabu, 12 September 2024 lalu.

Acara ini berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WITA di Auditorium Pusat Simulasi, Gedung BCD, RSPTN Universitas Hasanuddin, dan diikuti secara hybrid oleh peserta dari berbagai kalangan medis.

Kuliah ini menghadirkan Dr. Izuru Watanabe, M.D., Ph.D., Direktur Kaikoukai Central Clinic, Aichi, Jepang, yang merupakan pakar dalam bidang terapi nutrisi. Acara dipandu oleh dr. Syafruddin Gaus, Ph.D., Sp.An-KMN-KNA, Ketua Departemen Anestesiologi Fakultas Kedokteran Unhas.

Baca Juga : IKA Unhas Peduli: Andi Amran Sulaiman Donasikan Rp1 Miliar dari Dana Pribadi untuk Anak Yatim

Dalam paparannya, Dr. Watanabe menekankan pentingnya terapi nutrisi pada fase akut pasien kritis, terutama di unit perawatan intensif (ICU). Nutrisi yang tepat pada fase ini berperan penting dalam meningkatkan pemulihan pasien dan menurunkan risiko komplikasi.

“Terapi nutrisi yang tepat dapat membantu mempercepat penyembuhan dan meningkatkan kualitas hidup pasien kritis,” ujarnya.

Dr. Syafruddin Gaus menambahkan bahwa topik ini sangat relevan bagi dokter anestesi dan spesialis gizi klinik.

Baca Juga : SAPU Digital Award, Upaya Alumni Dorong Tata Kelola Informasi Digital BEM Fakultas se-Unhas

“Wawasan mengenai terapi nutrisi pada pasien kritis adalah elemen kunci dalam perawatan ICU, dan kuliah tamu ini sangat membantu memperkuat pemahaman kita,” ungkapnya.

Acara ini dihadiri oleh dokter spesialis anestesi, mahasiswa program pendidikan dokter spesialis (PPDS) anestesiologi, serta PPDS gizi klinis, dan diharapkan dapat memperluas wawasan dan memperkuat kemampuan dalam menangani pasien kritis di ICU.

Dengan tema yang sangat mendasar dan penting ini, kegiatan kuliah tamu memberikan dampak positif bagi tenaga medis dalam menangani pasien kritis, terutama melalui pendekatan nutrisi yang tepat.

Baca Juga : Gedung “Mochil” RS Wahidin Menelan Anggaran Ratusan Miliar Diduga Retak-retak, Begini Respon Humas

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda