MAMASA, HARIAN.NEWS – Anggota DPRD Kabupaten Mamasa Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berkunjung ke salahsatu sekolah yang terletak di jantung kota Mamasa SDN 001 Mamasa pada Jumat (17/02/23) kemarin.
Kunjungan tersebut untuk memantau sekaligus koordinasi kepada ketua komite, kepala sekolah dan para tenaga pendidik di sekolah tersebut.
Tak hanya sekedar berkunjung, Suhadi Kandoa’ juga memantau kegiatan pekerjaan sekolah yang sementara berjalan di SDN 001.
Baca Juga : Komunitas Toraja – Mamasa di Pinrang Labuhkan Dukungan ke DIA
Suhadi Kandoa’ mengapresiasi dan menyambut baik dengan kegiatan yang sedang berjalan.
“Kita apresiasi kegiatan pekerjaan sekolah, yang saat ini berjalan lancar” katanya, Sabtu 18/02/23.
Suhadi Kandoa’ mengucapkan banyak terima kasih kepada orang tua murid yang sudah ikhlas menyumbangkan tenaga, fikiran, dan bantuan lainnya baik berupa uang maupun barang.
Baca Juga : Wanita Muda Asal Mamasa, Sulbar Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri
“Kontribusi orang tua murid di sekolah ini sangat luar biasa. Saya mengucapkan banyak terima kasih” sambung Suhadi Kandoa’.
Dalam kunjungan tersebut Suhadi kandoa ikut berpartisipasi dengan menyerahkan bantuan berupa batu merah dan semen.
“Meski tidak seberapa, tapi setidaknya bisa membantu dengan ikhlas”.
Baca Juga : Hujan Akibatkan Longsor di Desa Orobua, Gilingan Padi Warga Ikut Tertimbun
“Semoga bantuan yang saya berikan ini, dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Ini demi keperluan sekolah” harap Suhadi Kandoa’.
Suhadi Kandoa’ juga ikut menyoroti adanya bangunan sekolah yang belum bisa di manfaatkan pasca dilanda gempa beberapa tahun yang lalu.
“Kita sayangkan sampai saat ini, belum ada perhatian khusus dari pemerintah”.
Baca Juga : Kontraktor Ancam Segel Dua Sekolah di Desa Tondok Bakaru Mamasa
“Secepatnya saya akan berkoordinasi dengan Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, untuk dicarikan solusi” ujarnya.
Suhadi Kandoa’ meminta kepada kepala sekolah dan ketua komite untuk memikirkan dan mencarikan solusi agar ada akses lain yang bisa di manfaatkan siswa masuk sekolah.
“Karena saat jam masuk dan pulang sekolah akses jalan yg ada di depan sekolah sudah tidak mendukung dan menjamin keselamatan siswa dari rawannya terjadi laka lantas,” tandasnya
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
