Perbedaan Penetapan 1 Syawal 1447 H: Apa yang Harus Diketahui ASN?
Meski tanggal merah untuk Idul Fitri sudah ditetapkan pada 21–22 Maret 2026, ASN perlu mewaspadai potensi perbedaan dalam penetapan 1 Syawal 1447 H.
Versi Muhammadiyah, berdasarkan metode Hisab Hakiki, memprediksi 1 Syawal jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, sementara pemerintah dan NU kemungkinan akan menetapkannya pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Baca Juga : Intip Kalender Februari 2026: Cuti Bersama dan Awal Puasa Ramadan
Bagi ASN, tanggal cuti bersama tetap berlaku tanpa terpengaruh perbedaan tersebut.
Aturan Baru Cuti Bersama ASN 2026: ASN Tak Kehilangan Cuti Tahunan
Mengacu pada Keppres Nomor 42 Tahun 2025, cuti bersama untuk ASN di 2026 tidak akan mengurangi hak cuti tahunan. Ketentuan ini berbeda dengan kebijakan di sektor swasta, di mana cuti bersama umumnya memotong jatah cuti tahunan.
Baca Juga : Libur Panjang Imlek 2026, Nikmati Long Weekend 4 Hari!
Namun, ada beberapa ketentuan penting terkait cuti bersama ASN:
ASN yang tidak memberikan pelayanan langsung (administratif) wajib mengikuti cuti bersama.
ASN di sektor pelayanan vital (rumah sakit, pemadam kebakaran, transportasi) tetap mengikuti jadwal shift yang ditetapkan pimpinan.
Baca Juga : Awal Puasa Ramadhan 2026: Muhammadiyah Pastikan 18 Februari, Pemerintah Tunggu Sidang Isbat
Tips Mudik Lebaran 2026: Persiapkan Sejak Sekarang
Untuk yang merencanakan mudik, libur panjang dimulai sejak Rabu, 18 Maret 2026 karena Nyepi. Arus mudik diperkirakan terpecah menjadi dua gelombang utama:
Gelombang Awal: Selasa sore, 17 Maret 2026 (memanfaatkan libur Nyepi).
Baca Juga : Kedisiplinan ASN Jeneponto Ditekankan dalam Upacara Senin Pagi
Gelombang Utama: Kamis sore, 19 Maret 2026 (sebelum cuti bersama Lebaran).
Jangan lupa untuk mempersiapkan tiket perjalanan jauh-jauh hari agar liburan berjalan lancar. Pastikan juga untuk menyelesaikan urusan pekerjaan sebelum pertengahan Maret. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
