Arham diduga menenggak cairan pembersih mobil saat dalam perjalanan menuju Mapolda Sulsel setelah dijemput oleh Tim Khusus BNNP terkait kasus narkoba.
Keluarga almarhum menuntut kejelasan atas kronologi kematiannya, termasuk statusnya dalam kasus narkoba yang menyeret namanya.
Baca Juga : Menata Arah Kesehatan Sinjai, Sekda Dorong Layanan yang Lebih Responsif
Mereka juga kecewa karena tidak ada upacara pemakaman resmi yang seharusnya diberikan kepada anggota kepolisian yang gugur dalam tugas.
3. Kasus Korupsi Mesin Ceklok Sinjai, Pj Bupati Andi Jefrianto Asapa Turut Diperiksa
Kasus korupsi pengadaan mesin absensi elektronik atau mesin ceklok di Dinas Pendidikan Sinjai semakin mencuat.
Baca Juga : Berganti Kanit, Kasat, hingga Kapolres, Kasus Korupsi Fingerprint Tetap Jalan di Tempat
Penyidik Satreskrim Polres Sinjai menemukan sejumlah pelanggaran hukum dalam proses pengadaan mesin tersebut selama periode 2019-2022.
Pj Bupati Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, turut diperiksa karena pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan pada masa pengadaan mesin ceklok dilakukan.
Penyidik telah memeriksa 291 bendahara sekolah SD dan SMP di Sinjai untuk mengungkap lebih jauh praktik korupsi ini.
Baca Juga : Wakapolres Sinjai Mohon Uluran Tangan Anggota DPR RI Andi Amar untuk Perbaikan Kantor Polres
4. BPK Temukan Pelanggaran Pengelolaan Pajak di Bapenda Sinjai, Pegiat Sosial Desak Tindakan Hukum
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Selatan menemukan sejumlah pelanggaran dalam pengelolaan pajak di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sinjai pada tahun anggaran 2023.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

