Logo Harian.news

Mamasa

Lima Poin Klarifikasi Pemda Mamasa Terkait Aksi Unjuk Rasa di Mamasa

Editor : Redaksi Rabu, 29 Maret 2023 15:12
Pengacara Pemda LBH Kondo Sapata bersama Diskominfo Mamasa saat Melakukan Konferensi Pers (Dok. Jupran/HN)
Pengacara Pemda LBH Kondo Sapata bersama Diskominfo Mamasa saat Melakukan Konferensi Pers (Dok. Jupran/HN)

MAMASA, HARIAN.NEWS – Pemerintah Daerah (Pemda) Mamasa, Sulawesi barat (Sulbar) melaksanakan konferensi Pers, terkait aksi unjuk rasa yang belakangan terjadi.

Konferensi Pers dilaksanakan di Kantor Bupati Mamasa, yang diwakili langsung oleh Demmaelo Pena, selaku Kabid Humas Kominfo Mamasa, Rabu (29/03/2023).

Berikut penjelasan Demmaelo Pena.

Baca Juga : Bupati Mamasa Resmikan Seluruh Kegiatan PEN di Jembatan Tedong-tedong

Menyikapi beberapa aksi demo menuntut hak akhir-akhir ini, bahwa perlu diketahui bersama bahwa dalam penyusunan anggaran kita menganut sistem akumulasi belanja defisit dan adanya regulasi PMK 212 tahun 2022 tentang indikator tingkat kinerja daerah dan ketentuan umum bagian alokasi umum yang ditentukan penggunaannya.

Dimana APBD Tahun 2022 ditetapkan tanggal 31 November 2022 sedangkan PMK 212 diterbitkan pada tanggal 28 Desember 2022, setelah penetapan APBD Tahun 2023.

Sehingga menyulitkan Pemda Mamasa untuk menyesuaikan anggaran yang dimaksud. Kondisi ini bukan hanya terjadi di Mamasa saja, tapi terjadi di semua daerah di Indonesia terutama daerah yang PAD nya sangat minim.

Baca Juga : Mengaku Dirampok, Pria di Mamasa Ternyata Berbohong

Maka untuk itu, kami menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

Pertama: Terkait tunjangan sertifikasi guru yang belum dibayarkan pada tahun 2022 lalu di sebabkan pola penganggaran APBD Pemda Mamasa menganut sistem akumulasi belanja defisit.

Sehingga tunjangan sertifikasi guru triwulan ke empat digunakan sementara kegiatan yang tidak di pihak ketigakan dengan pertimbangan jika tidak dibayarkan kegiatan tersebut pada tahun anggaran 2022 yang bersumber dari DAU tidak dapat di bayarkan atau hangus.

Baca Juga : Dana Desa Timoro 20% Dialokasikan Beli Babi Dipertanyakan Warga: Kenapa Tiba-tiba

Dan pada Penganggaran Luncuran Atau Dokumen Pelaksanaan Anggaran Lanjutan (DPAL), anggaran pokok tahun 2023 anggaran sertifikasi guru yang tertunda pembayaran nya diakui sebagai utang dan akan dibayarkan sesuai mekanisme yang berlaku dan sedang direalisasikan.

Kedua Terkait penghasilan tetap gaji dan tunjangan perangkat desa untuk triwulan ke empat tahun 2022 juga diakui sebagai utang pada anggaran pokok APBD tahun 2023. Dan akan dibayarkan pada tahun 2023 sesuai mekanisme yang berlaku.

Ketiga terkait tuntutan aparat desa yang diberhentikan oleh kepala desa bahwa sesuai hasil laporan pemeriksaan insfektorat daerah kabupaten Mamasa dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Ombudsman perwakilan Sulbar untuk dikembalikan hak-nya sebagai aparat desa kami jelaskan bahwa untuk sementara dipending.

Baca Juga : TV Kabel Mamasa Harus Rogoh Kocek Rp 300 Juta Hak Siar Piala Dunia

Disebabkan karena Perangkat Desa Sendana, Kecamatan Mambi melakukan gugatan ke PTUN Makassar dan gugatan nya di tolak dengan putusan pengadilan nomor 66/G/22/PTUN. Makassar tanggal 09 November 2022.

Dan setelah mempunyai keputusan hukum tetap atau inkrah untuk tindak lanjutannya akan dilakukan melalui proses tindak lanjut.

Keempat terkait untuk pencairan untuk anggaran tahun 2023 terjadi perubahan regulasi . Dimana pada tahun-tahun sebelumnya transfer DAU dari Pusat mutlak seper 1/12 setiap bulan dari nilai DAU yang ada dalam APBD.

Namun dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan RI No 212/PMK/07/2022 tentang indikator tingkat kinerja daerah ketentuan umum bagian alokasi umum yang ditentukan penggunaannya.

Untuk DAU yang ditentukan penggunaannya seperti gaji ASN operasional kantor atau dana rutin dan lain-lain pola transferannya dari pusat yang masih 1/12. Sedangkan yang ditentukan penggunaannya seperti Kesehatan, PUPR, Pendidikan pengaturan nya dibagi dalam tiga tahap . Tahap pertama 30% tahap kedua 45% dan tahap ketiga 25%

Kelima : Terkait BPJS Kesehatan sudah mulai direalisasikan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943
Penulis : Jupran Panandang

Follow Social Media Kami

KomentarAnda