MAMASA, HARIANEWS.COM – Hujan deras sejak Selasa (18/10/22) pagi sampai malam menyebabkan tanah longsor di Desa Orobua, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi barat (Sulbar).
Akibatnya, akses jalan ke Dua desa yang ada di Kecamatan Sesenapadang lumpuh total.
Baca Juga : BMKG: Waspada, Cuaca Ekstrem Landa Sulawesi Selatan 12 Hingga 14 Februari
Kedua desa yang tidak bisa melintas adalah Desa Orobua Selatan, dan Desa Satanetean.
Hal itu dibenarkan Camat Sesenapadang, Yohanis, yang diwawancarai di lokasi longsor, Rabu (19/10/2022).

Baca Juga : BMKG Sulsel Warning Potensi Hujan Lebat Sepekan: Waspadai Risiko Banjir dan Longsor
Lokasi longsor mengancam rumah warga, Rabu (19/10). [Dok. Jupran/HN]
”Tadi malam terjadi longsor. Akibatnya 4 KK yang terancam longsor dan satu rumah permanen yang baru- baru dibangun juga terancam terbawah longsor,” katanya.
“Tak hanya dua desa yang terdampak akibat longsor tapi lima desa yang terdampak,” sambungnya.
Baca Juga : Komunitas Toraja – Mamasa di Pinrang Labuhkan Dukungan ke DIA
Tiga titik parah longsor dan desa Orobua Induk yang paling parah .
”Saya sudah koordinasi dengan Kadis PUPR Mamasa, dan foto-foto saya sudah kirimkan,” sambung Yohanis.
Karenanya, Ia memintah kepada Dinas PUPR untuk memperhatikan kondisi longsor yang ada di desa Sesenapadang pada umumnya.
Baca Juga : Sasar 3 Kabupaten, Pemkab Jeneponto kembali Lepas Bantuan Kemanusiaan Bencana Alam Sulsel
“Semoga PUPR segera menurunkan alat berat. Supaya akses jalan bisa terbuka,” tandasnya.
Dari pantauan awak media belum ada alat berat yang ada di lokasi longsor sejak Pukul 10.00 Wita.
Hingga berita ini diterbitkan awak media sementara menghubungi Dinas PUPR Kabupaten Mamasa.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

