HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Aliansi mahasiswa dalam aksi unjuk rasa didepan Kantor PLN Sulselrabar, Jl Letjen Hertasning, Kota Makassar, Selasa (5/12/2023) tegas meminta General Manager (GM) PLN Sulselrabar segera dicopot atau mundur dari jabatannya.
“Kami meminta GM PLN dicopot karena tidak bisa menjalankan tugas dengan baik”, ujar Jendral Lapangan dari pihak mahasiswa, Rahul, Selasa.
Selain itu, Rahul juga menyampaikan, Ia bersama aliansi mahasiswa mendesak PT PLN (Persero) memperjelas kompensasi yang belum merata kepada masyarakat.
Baca Juga : Transaksi SPKLU PLN di Sulselrabar Melonjak Tiga Kali Lipat Sepanjang 2025
“Kompensasi yang diberikan PLN saat ini tidak adil dan tidak sebanding dengan pemadaman listrik bergilir yang sampai saat ini masih berlangsung,” jelas Rahul.
“Mulai Oktober sampai sekarang, kita merasakan pemadaman sedangkan masyarakat sudah membayar tarif yang sudah ditetapkan PLN, namun tetap tidak merasakan listrik terus menerus, selain itu kompensasi yang didapat masyarakat sangat sedikit dibandingkan waktu pemadaman,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, aksi demontrasi kembali terjadi di depan Kantor PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), di Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Selasa (5/12/2023) sore.
Baca Juga : PLN Dinobatkan Perusahaan Energi Terbaik untuk Pengembangan Karier di Indonesia
Pantauan wartawan harian.news, ratusan massa yang terdiri dari mahasiswa dan aliansi buruh menutup ruas jalan depan kantor tersebut. Massa buruh melakukan orasi secara bergantian dengan menggunakan mobil komandan dan terlihat juga beberapa mahasiswa membakar ban bekas. Aksi juga sempat diwarnai saling dorong antara petugas kepolisian dan massa.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
