Logo Harian.news

HARIAN KOMUNITAS

Mahasiswa Unhas Latih Warga Laikang Olah Sargassum lewat Program SARGACYCLE

Editor : Andi Awal Tjoheng Minggu, 07 Juni 2026 21:34
Mahasiswa Unhas ubah limbah Sargassum di Takalar jadi eco-enzyme (foto:Tim Mahakarya SARGACYCLE)
Mahasiswa Unhas ubah limbah Sargassum di Takalar jadi eco-enzyme (foto:Tim Mahakarya SARGACYCLE)

Selain memberikan pemahaman teoritis, kegiatan juga dirancang secara aplikatif melalui praktik langsung pembuatan eco-enzyme berbahan baku makroalga Sargassum sp.

Masyarakat terlibat secara aktif dalam seluruh tahapan proses, mulai dari persiapan alat dan bahan, pencucian Sargassum, pencacahan bahan, pencampuran komposisi fermentasi, hingga proses penyimpanan dalam wadah fermentasi.

Baca Juga : Tradisi Mappadekko kian Asing, Gelar Zine Bulukumba Hadirkan Ingatan

Dalam praktik tersebut, Tim SARGACYCLE bersama masyarakat membuat empat sampel eco-enzyme sebagai bagian dari proses pengembangan dan pengujian metode fermentasi. Keempat sampel tersebut terdiri atas dua perlakuan fermentasi alami tanpa penambahan ragi dan dua perlakuan fermentasi dengan penambahan ragi.

Perbedaan perlakuan ini dilakukan untuk membandingkan efektivitas proses fermentasi serta karakteristik produk yang dihasilkan sehingga dapat diperoleh metode yang paling sesuai untuk diterapkan oleh masyarakat Desa Laikang.

Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan program, Tim SARGACYCLE tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi dan pelatihan.

Baca Juga : Moratorium Perjalanan Dinas: Akhir dari Wisata Politik Wakil Rakyat?

Selama dua bulan ke depan, tim akan melaksanakan monitoring dan pendampingan secara berkala setiap minggu untuk memantau perkembangan proses fermentasi pada seluruh sampel eco-enzyme yang telah dibuat bersama masyarakat.

Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengamati perubahan yang terjadi selama proses fermentasi, mengevaluasi hasil dari masing-masing perlakuan, serta memastikan masyarakat memperoleh pendampingan yang memadai dalam proses produksi eco-enzyme secara mandiri.

Melalui kegiatan ini, Tim SARGACYCLE berharap pemanfaatan limbah makroalga Sargassum yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal dapat menjadi solusi pengelolaan limbah organik pesisir yang berkelanjutan.

Baca Juga : Implementasikan Teori, Mahasiswa UIN Alauddin Pelatihan Dakwah di SMAN 16 Bulukumba

Selain memberikan manfaat lingkungan, program ini juga diharapkan mampu membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal yang mendukung sektor pertanian dan peternakan masyarakat Desa Laikang.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : RIFQA ANNISA YUSNITA (Tim Mahakarya SARGACYCLE Universitas Hasanuddin)

Follow Social Media Kami

KomentarAnda