HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Hujan yang mengguyur kota Makassar sejak Jumat (12/1/2024), lalu hingga kini ternyata menjadi berkah tersendiri bagi penjual jas hujan. Dengan memanfaatkan peluang kebutuhan bagi pengguna jalan, tak tanggung-tanggung omset dari pedagang jas hujan bahkan tembus hingga Rp 7 juta per hari.
Rahman Syarif penjual jas hujan di Jl Vetran Selatan mengatakan omzetnya meningkat 80 persen karena banyak pengguna jalan yang melipir ke tokonya.
“Semenjak musim hujan memang banyak pembeli, jadi sehari bisa 10 lusin yang habis, biasanya (sebelum musim hujan) hanya 4 lusin yang habis, sekira 80 persen naiknya,” ujarnya kepada Harian.News, Selasa (23/1/2024).
Baca Juga : Pjs Wali Kota Makassar Pimpin Rakor Sabtu Bersih, Antisipasi Banjir dan Jaga Kebersihan Lingkungan
Jika ditotalkan, sehari bisa meraup keuntungan sebesar 5 Juta, pada hari biasa kadang tidak ada pembeli jas hujan sama sekali.
“Jika dirupiahkan sekitar 5 juta, bisa juga sampai 7 juta (pernah) per hari jadi memang tidak stabil di musim hujan ini paling sering perharinya 5 juta,” ujarnya.
Dirinya membeberkan jenis jas hujan ponco berbahan plastik paling favorit di kalangan pengguna, dengan harga Rp 15000, jika menggunakan celana harganya menjadi Rp 20000, sedangkan bentuk Rp 95000, dengan berbagai merek baik Nike sampai Adidas.
Baca Juga : Puncak Musim Hujan Makassar Diprediksi Berlangsung Januari 2025
“Sedangkan dengan lengan kelelawar dikisaran Rp 120.000 dan jas hujan penguin,” ujarnya.
Meski mengaku mendapatkan banyak omset saat musim hujan tetapi peningkatan tersebut terjadi hanya pada musim penghujan.
“Iya banyak, tetapi tidak selalu ada, kan hanya beberapa waktu, akhir tahun atau awal tahun itu saja, selebihnya omset jas hujan itu kembali normal bahkan sehari biasanya tidak ada yang beli.” tandasnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
