JAKARTA, HARIANEWS.COM – Mantan Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe dilaporkan ditembak ketika sedang berkampanye untuk seorang kandidat di partainya, di dekat stasiun Yamatosaidaiji, Nara.
Menurut laporan NHK, Jumat, 8 Juli 2022, meski Abe tidak menunjukkan tanda-tanda vital ketika dibawa ke rumah sakit, namun sejumlah saksi mata menyebut Abe terlihat berdarah.
Baca Juga : Duh! Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Sisa 2, Jepang dan Australia
Persitiwa penembakan terhadap Abe mendapat tanggapan dari mantan Wakil Presiden RI ke 10 dan 12, Jusuf Kalla, atau JK.
“Kita tentu saja ikut berdoa agar beliau (Abe) bisa selamat, sebab beliau orang baik,” kata JK usai melaksanakan sholat jumat di mesjid nurul hidayah , jalan brawijaya , jakarta selatan , jumat (08/07/2022).
JK juga mengaku bersahabat baik dengan Abe. “Saya sering bersama-sama dalam beberapa kali dalam kegiatan konfrensi internasional,” tambah JK.
Baca Juga : Jepang dan Belanda Siap Tempur di 32 Besar Piala Dunia 2026
Seperti diketahui, Abe saat itu sedang pidato untuk seorang kandidat partainya. Shinzo Abe disebut tak sadar dan tak responsif setelah tembakan terjadi.
Masih laporan NHK, seorang terduga pelaku telah ditangkap, Jumat (8/7) Sebelumnya, Shinzo Abe turun dari jabatan perdana menteri Jepang karena sakit.
Mantan Perdana Menteri yang memimpin Jepang dua kali itu, ditembak saat tengah berkampanye sekitar pukul 11.30 waktu setempat di kota Nara.
Baca Juga : JK: Modal Utama Berwirausaha Bukan Uang, Tapi Ide dan Kreativitas
Mengutip AFP, pria terduga penembak tersebut berumur 40 tahun. Sebuah senjata turut disita bersamanya, kata penyiar media publik NHK, mengutip sumber-sumber polisi.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
