Proyek Command Center, yang sejatinya dirancang untuk mendukung transformasi digital dan pelayanan publik berbasis teknologi di Kabupaten Maros, justru menjadi celah praktik penyelewengan anggaran.
Komitmen Kejari Maros Tegakkan Akuntabilitas
Kejari Maros menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar. Langkah ini menjadi komitmen nyata lembaga penegak hukum dalam menjaga integritas pengelolaan keuangan daerah.
“Proyek digitalisasi pemerintah daerah harus diawasi secara ketat. Kami tidak akan mentoleransi praktik korupsi, terutama yang berdampak langsung pada pelayanan publik,” tegas Zulkifli.
Masyarakat berharap proses hukum ini berjalan transparan dan memberikan efek jera bagi oknum pelaku korupsi, terutama di sektor-sektor vital yang mendukung pelayanan digital dan keterbukaan informasi publik. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
