Bukan daging kambing yang tidak sehat, tetapi cara memasaknya yang membuatnya kurang baik untuk kesehatan.
Sebaliknya, daging sapi yang diolah dengan santan atau minyak berlebih (seperti rendang) juga sama-sama bisa meningkatkan kolesterol. Jadi, masalahnya bukan pada jenis dagingnya, tapi pada metode pengolahannya.
Daging Sapi vs Daging Kambing, Siapa Pemenang?
Baca Juga : 5 Tips Ampuh Turunkan Kolesterol Akibat Konsumsi Daging Berlebihan saat Lebaran
Sejatinya, tidak ada jawaban mutlak mana yang lebih baik. Semua kembali pada selera dan kebutuhan masing-masing.
Daging sapi unggul dalam:
– Aroma netral dan familiar
– Fleksibilitas olahan (dari steak hingga bakso)
– Tekstur yang lebih lunak (tergantung bagian)
Daging kambing unggul dalam:
– Kandungan kolesterol lebih rendah
– Lemak total lebih sedikit
– Kaya zat besi dan protein
Pesan penting untuk pembaca:
“Jangan takut pada daging kambing. Takutlah pada cara memasak yang tidak sehat. Konsumsilah secukupnya, olahlah dengan rempah dan teknik yang tepat, maka daging kambing bisa menjadi hidangan lezat sekaligus bergizi.”
Tips Singkat Mengolah Daging Kambing Anti Prengus
1. Rendam dengan air jeruk nipis dan jahe selama 30 menit
2. Buang lemak berlebih pada bagian luar daging
3. Rebus sebentar dengan serai dan daun salam, buang air rebusan pertama
4. Gunakan rempah segar (ketumbar, jinten, lada) untuk menetralisir aroma
5. Hindari terlalu banyak santan dan minyak saat memasak. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
