Namun, kehidupan Japto tidak hanya berkutat di dunia politik. Ia juga dikenal sebagai seorang pecinta dan pelestari alam, aktif dalam organisasi WWF.
Meski demikian, hobinya yang kontroversial, yaitu berburu, terlihat dari koleksi trofi “Big Five” Afrika dan berbagai binatang yang diawetkan di rumahnya di Ciganjur, Jakarta.
Baca Juga : Ketua PP Maros Apresiasi Kapolres usai Bekuk Pelaku Pembusuran
Japto menikah dengan Retno Suciati dan dikaruniai tiga anak: Golda Nayawitri Betha Ridhuhita Kartika, Sahid Abishalom Benninu Nugroho Noyosatwiko Soerjosoemarno, dan Jedidiah Shenazar Kertidarpito Soerjosoemarno.
Putranya, Sahid, menikah dengan aktris terkenal Yasmine Wildblood, menambah warna dalam kehidupan keluarga Japto yang sudah penuh dengan dinamika.
Kontroversi dan Penggeledahan KPK
Baca Juga : PP Sinjai Resmi Dilantik, Siap Kawal Kebijakan
Penggeledahan rumah Japto oleh KPK menambah daftar panjang kontroversi yang menyelimuti namanya. Meski dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan kekuasaan dan memiliki jaringan luas, kasus ini menjadi ujian baru bagi pria yang telah memimpin Pemuda Pancasila selama puluhan tahun.
Dugaan keterlibatannya dalam kasus gratifikasi Rita Widyasari membuat publik menunggu perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan KPK.
Japto Soerjosoemarno tetap menjadi sosok yang menarik untuk diikuti, baik karena perannya dalam organisasi, kiprah politik, maupun kehidupan pribadinya yang penuh warna. Namun, kasus korupsi ini mungkin akan menjadi babak baru yang menentukan dalam perjalanan hidupnya.
Baca Juga : KPK Selidiki Keterkaitan Ahmad Ali dan Japto dalam Kasus Gratifikasi Rita Widyasari
Bagaimana kelanjutan kasus ini akan sangat ditunggu oleh publik. Apakah Japto Soerjosoemarno akan tetap tegak sebagai tokoh besar Pemuda Pancasila, ataukah skandal ini akan menjadi titik balik bagi organisasi yang telah ia pimpin selama puluhan tahun? Jawabannya masih harus ditunggu ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
