HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan dan Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM) menilai kenaikan pajak tempat usaha hiburan malam (THM) 75 persen merupakan diskriminasi.
Kenaikan pajak hiburan itu tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). AUHM dan PHRI menilai UU yang mengatur kenaikan pajak hiburan antara 40 hingga 75 persen tersebut tidak memihak kepada sektor kepariwisataan khususnya bisnis hiburan malam.
Baca Juga : Erafone Run 2026 Digelar 9 Agustus di Makassar, Targetkan Hingga 3.000 Peserta
“Hendaknya pemerintah jangan membuat diskrimasi terhadap pajak hiburan,” jawab Anggiat saat di wawancara. Rabu, (24/1/2024).
Selain menolak, Ketua Pengurus Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengatakan dalam aturan kenaikan pajak hiburan malam terkesan tidak transparan karena tidak melibatkan pihak PHRI dan HKPD.
“Saya ketua PHRI tidak pernah dilibatkan untuk membahas itu, makanya saya protes kenaikan angka 75 persen ini,” terangnya.
Baca Juga : DPMPTSP Makassar Kerja Bakti Dukung Gunung Sari Hadapi Penilaian Kelurahan Tingkat Nasional
Selebihnya, Anggiat menjelaskan jika diberlakukan, konsekuensinya jumlah pengunjung akan berkurang dan banyak pengusaha yang gulung tikar dan akan bertambah pula jumlah pengangguran di Kota Makassar.
“Kemarin saja 25 persen kita sudah ngos-ngosan, karena logikanya begini kita terima uang Rp.100 pemerintah langsung ambil 75 persen kita hanya dapat 15 persen bagaimana kita kelola itu mau bayar gaji, bayar rol materialnya, mau bayar listrik tidak mungkin,” sebutnya.
Sehingga harapannya pajak hiburan malam dikembalikan ke pajak ideal 10 persen seperti sediakala.
Baca Juga : DPMPTSP Makassar Minta Pelaku Usaha Segera Sampaikan LKPM, Batas Akhir 15 Juli
“Harapan kita ya dikembalikan saja ke pajak ideal 10 persen, karena merupakan bahagian dari kebutuhan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara,” tandasnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
