HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Merayakan milad ke-28, Masjid Al-Markaz Al-Islami menghadirkan banyak event yang digelar mulai 11 hingga 14 Januari 2024 yang berpusat di Masjid Al-Markaz.
Ketua Panitia Milad ke-28 Masjid Al-Markaz Al-Islami, Satriya Madjid mengatakan momentum HUT kali ini pihaknya ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dari sebelumnya. Baik itu dari sisi fisik dan pengelolaan secara atau manajemen masjid.
“Kami menggelar sejumlah kegiatan mulai dari Bazar UMKM, lomba mewarnai Masjid Al Markaz, diskusi publik, pelatihan muazin, lomba foto Masjid Al-Markaz dan diskusi publik,” ujar Satriani, Kamis (11/1/2024).
Baca Juga : Perumda Parkir Makassar Raya Lakukan Koordinasi Terkait Pungutan Parkir di Area Masjid
Adapun diskusi publik akan digelar Jumat (12/1/2024) besok, dengan menghadirkan tokoh yang berbicara tentang bagaimana masjid ini menjadi pusat peradaban dan mandiri.
“Dokter Aisah Dahlan kami dihadirkan pada Jumat besok, kita akan mengangkat tema yang sifatnya menyentuh bagaimana peran keluarga dalam mengisi pembangunan dan memakmurkan masjid,” jelasnya.
Sementara untuk pameran UMKM, pihaknya akan membuat pameran travel umrah haji dan pameran setiap tiga bulan nantinya.
Baca Juga : Proyek Strategis di Era Danny, Bagaimana Nasib CCTV Lorong Wisata di Tangan Appi?
Satriani menambahkan, Al-Markaz saat ini memasuki sebuah usia masjid yang cukup dewasa dan menjadi patokan bagi Indonesia Timur.
Menurutnya sebagai pengurus Masjid dan penyelenggara kegiatan milad, pihaknya ingin mengembalikan Masjid Al Markaz ini untuk reborn.
“Kita mau jadikan Al Markaz ini pusat kemandirian umat, bagaimana masjid mampu mandiri secara otonom membiayai operasionalnya sekaligus menyejahterakan lingkungan sekitarnya. Di situlah Al Markaz akan hadir menjadi contoh untuk seluruh masjid yang ada,” jelasnya.
Baca Juga : Pastikan Keberlanjutan PAUD Negeri Era Danny, Munafri Soroti Legalitas Lahan
Di lokasi yang sama, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, menyebut masjid yang berdiri di atas tanah seluas tujuh hektar tersebut menjadi wajah umat Islam di Tanah Daeng. Pasalnya, rumah ibadah itu didirikan oleh tokoh besar asal Sulawesi Selatan.
“Masjid Al-Markaz Al-Islami ini sudah menjadi sejarah di Kota Makassar. Diinisiasi dan dibangun oleh Jenderal M. Jusuf, legenda Indonesia. Saya kira, Pak Jusuf Kalla juga menjadi bagian yang terpenting,” ujar Danny Pomanto.
“Semua legenda-legenda kita ada di sini. Sehingga, watak Islam di Kota Makassar itu keterwakilan terbesarnya ada di Masjid Al-Markaz Al-Islami. Sehingga, baik buruknya wajah umat Islam di sini itu bergantung dengan baik buruknya penampilan masjid ini,” tutupnya.
Baca Juga : Munafri Rem Proyek Solar Panel, Fokus Pembangunan
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
