Sebagian warganet menilai keputusan menyelamatkan kerbau tersebut sebagai langkah tepat, karena hewan itu memiliki nilai edukasi dan daya tarik wisata yang besar.
Kini, kerbau unik tersebut resmi menjadi penghuni Kebun Binatang Nasional Bangladesh dan diperkirakan akan menjadi ikon baru bagi para pengunjung.
Baca Juga : SPPI Togo-Togo Luruskan Isu Viral MBG di Jeneponto, Sebut Makanan Disimpan Empat Jam Sebelum Dikonsumsi
Pesan Moral: Setiap Makhluk Unik Punya Hak untuk Dilestarikan
Kisah dari Bangladesh ini mengajarkan kita bahwa kadang, hal yang tidak biasa justru layak diselamatkan—bukan karena ia lebih berharga dari yang lain, tetapi karena ia mengingatkan kita akan keanekaragaman ciptaan.
Di tengah semangat berkurban, ada ruang untuk tetap menghormati kelangkaan dan keunikan alam.
Baca Juga : Viral Anak Menangisi Ayahnya yang Tewas Dihakimi Warga
Selamat Iduladha untuk seluruh umat Muslim di dunia. Dan selamat jalan baru untuk “Donald Trump” si kerbau albino—kini bukan sebagai kurban, melainkan sebagai duta satwa langka. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
