Logo Harian.news

Oknum TNI AL Diduga Lakukan Pembunuhan Berencana atas Wartawati newsway.co.id

Editor : Rasdianah Sabtu, 29 Maret 2025 19:31
Jurnalis newsway.co.id Juwita. Foto: dok. newsway.co.id
Jurnalis newsway.co.id Juwita. Foto: dok. newsway.co.id

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Wartawati newsway.co.id, Juwita (25 tahun), diduga dibunuh Oknum TNI AL yang merupakan Anggota Lanal Balikpapan, Kelasi Satu. Pelaku diduga kuat bernama Jumran.

“Ini benar terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh oknum Anggota Lanal Balikpapan berinisial J (Jumran), pangkat Kelasi Satu, terhadap korban saudari Juwita yang terjadi pada Sabtu tanggal 22 Maret 2025, di wilayah Banjarbaru, Kalimantan Selatan,” kata Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap. Rabu (26/3/2025).

Pernyataan Ronald menjadi titik terang kasus ini, di mana sebelumnya Juwita diberitakan di portal berita newsway.co.id, diinfokan tewas dalam kecelakaan tunggal saat mengendarai motor, di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, Sabtu (22/3), dalam kondisi masih mengenakan helm.

Baca Juga : Terkuak, Motif Pembunuhan Anggota TNI Jumran atas Juwita Wartawati newsways.co.id

Portal berita tersebut menyebutkan bahwa Juwita pamit ke keluarga untuk pergi ke Guntung Payung, tetapi justru ditemukan meninggal di Gunung Kupang, dengan banyak kejanggalan.

Ketua Tim Advokasi Untuk Keadilan (AUK) Juwita, M. Pazri, mengatakan pembunuhan yang dilakukan Jumran mengarah kepada pembunuhan berencana. Hal itu dapat dilihat dari pasal yang disangkakan penyidik.

Hal itu dikuatkan dengan adanya bukti-bukti bahwa Jumran sengaja berangkat dari Balikpapan ke Banjarmasin dengan membeli tiket pesawat menggunakan nama orang lain.
Kemudian yang menguatkan lagi bahwa Jumran sengaja merusak KTP-nya untuk mengaburkan identitas saat pemeriksaan di bandara.

Baca Juga : Bukti CCTV, Pembunuh Wartawati newsways.co.id Piting Leher Korban hingga Tewas

“Dari dia (Jumran) mau berangkat, beli tiket pesawat dengan nama orang lain, KTP dihancurkan-hancur, dipisah-pisahkan. Jadi dari dugaan itu memang mengarah berencana,” jelas Pazri.

“Kemudian dari pihak keluarga korban sudah mengetahui dari hasil autopsi diceritakan dokter terang benderang bahwa dia (Juwita) dibunuh,” ujarnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda