Logo Harian.news

Operasi Kereta Perang Gideon, RS Indonesia di Gaza Kena Bombardir Israel

Editor : Rasdianah Selasa, 20 Mei 2025 17:40
Serangan udara terjadi di dekat RS Indonesia di Gaza. Foto: IG/@mercindonesia
Serangan udara terjadi di dekat RS Indonesia di Gaza. Foto: IG/@mercindonesia
APERSI

HARIAN.NEWS – Serangan Israel pada Senin (19/5/2025) menewaskan 22 orang. Serangan itu merupakan bagian dari operasi militer besar yang diluncurkan Israel ke Gaza dengan nama Operasi Kereta Perang Gideon.

Rumah Sakit Indonesia di Kota Bet Lahia, menjadi sasaran dari serangan ini. RS yang diresmikan Wapres Jusuf Kalla pada tahun 2015 ini dibangun atas donasi masyarakat Indonesia kini bahkan sudah berhenti beroperasi imbas serangan Israel.

Baca Juga : Anggota DPR RI Deng Ical Kecam Serangan Israel Tewaskan Prajurit TNI: Negara Harus Hadir

Laporan ini diterima dari jubir badan pertahanan Gaza, Mahmud Bassal.

Ia menjelaskan selain kena bombardir Israel, terdapat pula korban jiwa di Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Bassal belum mengungkap angka korban jiwa di Rumah Sakit Indonesia di Bet Lahia, Gaza, demikian dikutip dari AFP melalui kumparan, Selasa (20/5/2025).

Baca Juga : JK Soroti Akses Ibadah di Masjid Al-Aqsa, Nilai Bertentangan dengan Prinsip Kemanusiaan

Dari laporan kantor berita Associated Press juga menuliskan, saat ini Rumah Sakit Indonesia di Gaza sudah berhenti beroperasi. Selain Bet Lahia, awal pekan ini serangan Israel menargetkan Khan Younis di selatan Gaza.

Bassal menyebut terdapat 11 orang tewas di Khan Younis. Satu lainnya korban jiwa berada di Abasan.

Ia menambahkan, lima korban jiwa berada di Jabaliya. Sementara di Nuseirat tiga orang dari satu keluarga tewas karena hantaman serangan udara Israel.

Baca Juga : Jusuf Kalla Angkat Suara soal Pertamina Pride dan Gamsunori yang Tertahan di Selat Hormuz

Kota terbesar di Gaza, Gaza City, tak luput dari target. Otoritas di Gaza melaporkan serangan di sana menewaskan dua orang yang berada di dalam tenda pengungsian.

Kementerian Kesehatan di Gaza mengecam serangan besar Israel. Mereka menyebut Israel sengaja menargetkan fasilitas medis agar tak lagi berfungsi.

Israel pada kesempatan terpisah menyebut, mereka tetap akan meningkatkan serangan ke Gaza. Targetnya adalah seluruh wilayah di Gaza untuk melumpuhkan milisi Hamas.

Baca Juga : JK Soroti Anggaran Daerah Anjlok dari 30 Persen ke 17 Persen

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda