HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pernah menjabat sebagai kepala daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) bukan garansi untuk bisa melenggang ke kursi wakil rakyat atau Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI). Terbukti dalam pemilihan anggota legislatif (pileg) di Sulawesi Selatan pada, Rabu (14/2/2024) lalu.
Beberapa eks kepala daerah di Sulsel yang mencalonkan diri sebagai caleg DPR RI, berdasarkan real count KPU menunjukkan peluang yang semakin menipis menuju Senayan. Berdasarkan pantauan harian.news, Kamis (29/2/2024) hari ini, perhitungan suara sudah mencapai 539.533 dari 823.236 suara, artinya telah mencapai 65.54 persen TPS.
Baca Juga : Merger Gerindra – NasDem dan Nasib Anies di Pilpres 2029: Peluang atau Jalan Buntu?
Berikut deretan para eks bupati dan wakil bupati maupun eks wali kota di Sulsel yNg jumlah suaranydiprediksi tidak membawa dirinya ke kursi legislatif.:
Dapil Sulsel I
Daerah pemilihan (Dapil) Sulsel I, meliputi Kabupaten Bantaeng, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Takalar, dan Kota Makassar. Ada mantan Bupati Takalar Syamsari Kitta.
Syamsari maju sebagai caleg melalui Partai Gelora dengan memperebutkan delapan kursi di DPR RI. Tercatat hanya mendapatkan 4.234 suara di dapilnya.
Dapil II
Baca Juga : Isu Akuisisi NasDem Menguat, Pertemuan Elit di Hambalang Jadi Sorotan
Eks Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi bersaing dengan mantan Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid melalui Partai Golkar. Namun untuk sementara, perolehan suara keduanya terbilang rendah.
Andi Fahsar hanya mendapatkan 15.465 suara sedangakan Syamsuddin Hamid mendapatkan 24.579 suara.
Diketahui, dapil Sulsel II jadi lokasi perebutan sembilan kursi DPR RI. Dapil ini meliputi Kabupaten Barru, Bulukumba, Bone, Maros, Pangkajene dan Kepulauan, Sinjai, Soppeng, Wajo, dan Kota Parepare.
Dapil III
Baca Juga : Anis Matta Dorong DPD Perkuat Kapasitas, Gelora Target Menang 2029
Dapil Sulsel III akan ada tujuh anggota DPR RI. Dapil ini meliputi Kabupaten Toraja Utara, Sidrap, Pinrang, Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.
Ada Andi Mudzakkar yang mencalonkan lewat Partai Gerindra meraih 12.817 suara kalah telak oleh petahana, La Tinro La Tunrung dengan suara 43.560.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

