HARIAN.NEWS, SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai resmi menggandeng PT Semen Tonasa dalam upaya mengatasi permasalahan sampah rumah tangga melalui pemanfaatan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).
Kerja sama ini langkah menjadi baru Pemkab Sinjai dalam mengubah sampah domestik menjadi bahan bakar alternatif yang bernilai guna bagi industri.
Baca Juga : Bupati Sinjai Pimpin Executive Briefing, Harap Rekomendasi LKPJ 2025 Dilakukan Terukur dan Berdasarkan Data
Kesepakatan bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama oleh Bupati Sinjai, Ratnawati Arif bersama Manajer AFR (Alternative Fuel & Raw Material) PT Semen Tonasa, Sukarjono, yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (20/5/2026).
Penandatanganan itu juga disaksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai, Sofwan Sabirin.
Melalui teknologi RDF, sampah rumah tangga yang selama ini menumpuk di tempat pembuangan akan diolah menjadi bahan bakar alternatif untuk mendukung kebutuhan energi pada proses produksi semen milik PT Semen Tonasa.
Baca Juga : Hari Bidan Nasional 2026, Bupati Ratnawati Arif Apresiasi Dedikasi Para Bidan
Program ini diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan.
Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, menyambut positif kerja sama tersebut. Menurutnya, persoalan persampahan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah demi menjaga kebersihan dan kemiskinan lingkungan di Kabupaten Sinjai.
Sementara itu, Sukarjono mengatakan, respons cepat Pemkab Sinjai menjadi modal penting dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Baca Juga : Pimpin Upacara HKN, Bupati Sinjai Ajak ASN Perkuat Disiplin dan Semangat Melayani
“Alhamdulillah hari ini kami telah melakukan penandatanganan MoU dengan Ibu Bupati terkait pengelolaan sampah melalui teknologi RDF. Ke depan, kerja sama ini akan dilanjutkan dalam bentuk kontrak kerja sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan teknologi RDF tidak hanya bertujuan untuk mengurangi polusi lingkungan, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap sektor sosial dan ekonomi masyarakat melalui konsep ekonomi sirkular.
“Harapan kami, kerja sama ini dapat menghadirkan manfaat dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan sehingga Sinjai menjadi daerah yang lebih bersih, sehat, dan tertata,” tutupnya. ***
Baca Juga : Pemkab Sinjai Siapkan Pengisian Enam Jabatan Kosong Melalui Manajemen Talenta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
