Logo Harian.news

Pengemis dengan Penghasilan Fantastis di Makassar

Editor : Redaksi Senin, 27 Januari 2025 12:48
Manusia Badut ruas jl AP Pettarani menuju Rappocini. Foto: HN/Sinta
Manusia Badut ruas jl AP Pettarani menuju Rappocini. Foto: HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar mengungkapkan, beberapa pengemis dengan penghasilan yang mencengangkan di Kota Makassar.

Berdasarkan hasil asesmen Dinsos, terdapat tiga kategori pengemis yang mencatatkan pendapatan tinggi dari aktivitas mereka.

Baca Juga : Dinsos Ungkap Kondisi Darurat: 2 RS ODGJ di Makassar Over Kapasitas

Pertama, seorang wanita berinisial H (26 tahun) yang kerap terjaring razia Dinsos Makassar kembali ditemukan beroperasi di Jalan Sungai Saddang.

“Wanita ini menggunakan modus sebagai manusia silver untuk mengemis dan saat dijangkau, ia kedapatan membawa uang tunai sebesar Rp 8 juta yang diperolehnya dari aktivitas tersebut,” ujarnya, Senin (27/1/2025).

Selanjutnya, pengemis wanita lainnya teridentifikasi sebagai ‘juragan emas’. Saat dijangkau oleh petugas Dinsos, pengemis ini membawa sejumlah nota pembelian emas.

Baca Juga : Semakin Marak, Akhirnya Satpol PP Makassar Tindaki Manusia Silver hingga Pengamen

“Dia (pengemis) mengaku emas tersebut hasil dari mengemis rutin digunakan untuk membeli emas sebagai bentuk investasi,” terang drg Ita.

Terakhir, seorang anak berinisial S ditemukan mengemis dengan modus menjadi badut jalanan. Anak ini mampu mengantongi penghasilan hingga Rp 800 ribu per hari dari aksinya. Ia dijangkau saat operasi di beberapa ruas jalan Kota Makassar.

Hingga kini, Dinsos Kota Makassar terus berupaya menangani permasalahan dengan melakukan penjangkauan dan pembinaan.

Baca Juga : Makassar Krisis Daya Tampung, Penanganan Gepeng dan Manusia Silver Tersendat

drg. Ita Anwar mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang secara langsung kepada pengemis, melainkan menyalurkannya melalui lembaga resmi yang dapat memastikan bantuan tersebut tepat sasaran.

“Kita berharap dapat membantu mengurangi ketergantungan para pengemis pada aktivitas di jalanan,” tutupnya.

Penulis: Nursinta 

Baca Juga : Pemkot Makassar Rancang SOP Atasi Manusia Silver

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda