HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar giat monitoring dan verifikasi alat pertandingan yang akan digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh -Sumut tahun 2024.
Sekertaris Umum (Sekum) KONI Sulsel Mujiburrahman menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, pengurus mengundang 17 cabang olahraga (cabor) otoritas.
“Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Tim Monitoring dan Verifikasi KONI Sulsel DR Fahrizal,” ujar Mujiburrahman, dalam keterangannya yang diterima harian.news, Rabu (12/6/2024).
Baca Juga : DM Nahkodai KONI Sulsel, Ucapan Selamat Terus Mengalir
Terpisah, DR Fahrizal saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga membahas tentang mekanisme pencairan anggaran dan pembuatan pakta integritas di dalam penggunaan anggaran tersebut.
“Hal ini sebagai bentuk rekomendasi dari pengurus provinsi, untuk mengutus siapa-siapa yang akan ditunjuk menjadi pengguna anggaran. Hal ini untuk meminimalisir segala kesalahan-kesalahan atau kekeliruan di dalam pemanfaatan anggaran peralatan,” kata Fahrizal.
“Setelah anggaran ini kita berikan, maka akan dilakukan pengecekan dan verifikasi terhadap peralatan yang sudah dibelanjakan,” lanjut kata Sekretaris IPSI Sulsel itu.
Baca Juga : Hasrul Abdul Rajab : DM Nahkodai KONI Sulsel, Kado Terindah di Hari Jadi Gowa ke-705 Tahun
Untuk realisasi anggarannya, kata Fahrizal, tim Monev melakukan dua tahap dalam beberapa finalisasi dalam beberapa hari ke depan.
“Pencairan itu secara bertahap dan komodir beberapa cabor yang sudah diatur oleh tim verifikator sesuai dengan kesepakatan kita di awal,” katanya.
“Bagaimana bentuk pendanaan yang mereka butuhkan itu mungkin bisa melakukan dengan improvisasi oleh cabor-cabor yang ada dan realisasi ini menjadi bukti bahwa kita betul-betul serius untuk mempersiapkan,” jelas Fahrizal.
Baca Juga : DM Calon Tunggal di Musprov KONI Sulsel, Chalik Suang : Peluang Aklamasi Jelas
Selain untuk mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran, Fahrizal mengharapkan dari kegiatan tersebut adanya kerja sama dari cabor-cabur untuk lebih akuntabel.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
