Logo Harian.news

Pj Bupati Sinjai Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah

Editor : Andi Awal Tjoheng Rabu, 16 Oktober 2024 17:21
Rakor virtual pengendalian inflasi Sinjai 2024, Pemkab tetap jalankan program Pasar Murah dan GPM meski inflasi stabil
Rakor virtual pengendalian inflasi Sinjai 2024, Pemkab tetap jalankan program Pasar Murah dan GPM meski inflasi stabil

HARIAN.NEWS,SINJAI – Pj Bupati Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, bersama anggota Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sinjai, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual pada Senin (14/10/2024) pagi. Rakor ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Dirjen Bina Bangda) Ir. Restuardy Daud.

Dalam rakor yang berlangsung, disampaikan bahwa Indeks Perubahan Harga (IPH) Kabupaten Sinjai pada Minggu pertama Oktober tercatat berada pada angka 0,25 persen, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sinjai. Angka tersebut menunjukkan bahwa inflasi di Sinjai relatif stabil, meskipun Pemkab Sinjai terus berupaya menekan angka inflasi lebih lanjut.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab, Dra. Nurhayati, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Pemkab Sinjai terus melakukan berbagai upaya untuk menurunkan inflasi daerah. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan rutin seperti Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM), yang bertujuan menyediakan komoditas pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas.

“Meskipun IPH kita stabil, kami tetap melanjutkan program Pasar Murah dan GPM. Baru-baru ini, Pasar Murah di Bikeru telah diadakan, dan besok akan ada GPM di Dinas Ketahanan Pangan,” ujar Nurhayati.

Rakor ini juga mengungkapkan beberapa komoditas pangan yang mengalami harga di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) atau Harga Pokok Penjualan (HPP) pada tingkat produsen, seperti bawang merah, telur ayam ras, kedelai biji kering, dan ayam ras pedaging. Di sisi lain, di tingkat konsumen, komoditas yang harganya melebihi HAP/HPP di antaranya beras medium zona 3, beras premium zona 3, dan beras premium zona 2.

Dirjen Bina Bangda, Ir. Restuardy Daud, mengingatkan seluruh daerah untuk terus memantau harga-harga pangan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas harga. Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan HAP/HPP yang berada di bawah atau di atas ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda