HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, hadir mewakili Pjs Wali Kota Makassar dalam rapat koordinasi lintas sektor pencegahan dan penurunan stunting yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI, di Hotel Four Points by Sheraton, Jumat (01/11/2024).
Rapat tersebut dibuka langsung oleh Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh.
Dalam sambutannya, Prof. Zudan menekankan pentingnya intervensi cepat agar penanganan pencegahan dan penurunan stunting dapat berjalan efektif.
Baca Juga : Pangkep Intensif Tangani Stunting, Prevalensi Turun Jadi 9,24 Persen
Ia juga menyoroti pentingnya pengecekan data di lapangan agar tidak terjadi turbulensi data yang bisa menghambat upaya penurunan angka stunting.
“Kita harus memastikan bahwa data terkait stunting, mulai dari ibu hamil hingga pemberian makanan tambahan, harus akurat dan terukur,” ungkap Prof. Zudan.
Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, Nunung Nuryartono, dalam paparannya secara daring, mengungkapkan bahwa tren prevalensi stunting di Sulawesi Selatan menunjukkan penurunan dari tahun 2019 hingga 2022.
Baca Juga : SPPG Tumampua Resmi Beroperasi, Langkah Nyata Pemkab Pangkep Lawan Stunting
Namun, terdapat sedikit peningkatan sebesar 0,2 persen dari tahun 2022 ke 2023.
Menanggapi hal ini, Pj Sekda Makassar, Irwan Adnan, menegaskan bahwa tantangan ini mendorong Kota Makassar untuk lebih optimal dalam penanganan stunting agar program-program intervensi dapat tepat sasaran dan mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan.
“Kami berharap ada peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan dari pemerintah pusat dalam pemenuhan SDM untuk intervensi gizi, penguatan kapasitas SDM, serta dukungan kebijakan anggaran yang lebih maksimal,” ujar Irwan.
Baca Juga : Pemkab Gowa Siapkan Skema Khusus Turunkan Angka Stunting
Rapat ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk di Kota Makassar.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
