Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Baca Juga : Pemadaman Listrik Wilayah Makassar Berlangsung hingga Tengah Malam 23 Oktober 2026
HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Bidan Husniati menempuh perjalanan panjang dan melewati medan berat demi memberikan pelayanan kesehatan kepada warga pelosok Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Untuk mencapai Dusun Coci, ia mengendarai sepeda motor selama sekitar dua jam, menyeberangi sungai, lalu berjalan kaki selama kurang lebih satu jam.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Meski menghadapi akses yang sulit, Husniati tetap mendatangi warga untuk memberikan pelayanan kesehatan, terutama kepada ibu hamil, ibu setelah melahirkan, bayi, dan anak-anak.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Baca Juga : Pemadaman Listrik untuk Wilayah Makassar & Sekitarnya Selasa 20 Oktober 2026
Ia menjalankan tugas tersebut karena masyarakat di daerah terpencil juga membutuhkan layanan kesehatan yang memadai. Pengabdian Husniati turut mendapat dukungan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar).
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, perusahaan menghadirkan Program Bidan Cahaya untuk membantu tenaga kesehatan yang bertugas di wilayah dengan akses pelayanan terbatas.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menilai dedikasi para bidan di wilayah terpencil membutuhkan dukungan agar masyarakat lebih mudah menjangkau pelayanan kesehatan.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
“Dedikasi para bidan yang tetap hadir di tengah keterbatasan menjadi pengingat bahwa kepedulian harus menjangkau semua lapisan masyarakat. Melalui Program Bidan Cahaya yang diinisiasi YBM PLN, kami berharap dukungan ini dapat membantu para bidan menjalankan pengabdian sekaligus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Didik.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Melalui program tersebut, PLN berupaya membantu para bidan menjalankan tugas sekaligus memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi warga yang tinggal jauh dari fasilitas medis.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Diketahui, Husniati memilih profesi bidan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di tanah kelahirannya. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana di Banua Adolang bersama enam saudara lainnya dan menjadi satu-satunya anggota keluarga yang memilih profesi tersebut.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Di tengah kesibukannya, Husniati juga berusaha membantu pendidikan dua adiknya. Pada saat yang sama, ia menjalankan tanggung jawab sebagai istri dan ibu dari dua anak.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Selama sekitar enam tahun berprofesi sebagai bidan, ia melayani warga di lima dusun, yakni Belalang, Belia, Ratte, Adolang, dan Coci. Selain memeriksa kesehatan warga, Husniati mendatangi masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan ibu dan anak.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Ia juga mengajak warga menjaga kebersihan diri serta lingkungan guna mencegah penyakit. Husniati Perjuangkan Rujukan Ibu Melahirkan di Dusun Ratte Salah satu pengalaman yang membekas bagi Husniati terjadi pada Jumat dini hari, 9 Oktober 2026.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Saat itu, ia menerima panggilan untuk membantu seorang ibu yang hendak melahirkan di Dusun Ratte. Bersama bidan lainnya, Masrianti, Husniati menyarankan keluarga agar segera membawa pasien ke Puskesmas Pamboang untuk memperoleh penanganan lebih lanjut.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Namun, keluarga sempat ragu mengikuti saran tersebut. Husniati kemudian menghabiskan waktu hampir dua jam untuk menjelaskan pentingnya penanganan persalinan di fasilitas kesehatan.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Perjuangannya berlanjut ketika ambulans tidak dapat menjangkau rumah pasien. Warga akhirnya mengusung ibu tersebut menggunakan tandu selama sekitar satu jam hingga mencapai jalan yang bisa dilalui kendaraan. Petugas kemudian membawa pasien menggunakan ambulans menuju Puskesmas Pamboang.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Sekitar pukul 03.00 WITA, ibu tersebut melahirkan seorang bayi laki-laki dengan berat 3.100 gram saat berada di dalam ambulans. Peristiwa ini memperlihatkan tantangan yang harus dihadapi tenaga kesehatan di daerah terpencil.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Mereka tidak hanya membutuhkan keterampilan medis, tetapi juga kesabaran dan ketangguhan untuk mendampingi pasien serta keluarga dalam situasi darurat.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Sebelum bergabung dengan Program Bidan Cahaya pada Februari 2024, Husniati mengandalkan kontribusi sukarela dari pasien untuk menunjang pelayanannya. Ia juga menghadapi keterbatasan peralatan dan sulitnya akses menuju tempat tinggal warga.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Dukungan melalui program yang diinisiasi YBM PLN menjadi salah satu penguat bagi Husniati untuk terus memberikan pelayanan kesehatan. Ia berharap masyarakat di pelosok semakin mudah menjangkau layanan kesehatan, terutama ibu hamil, ibu setelah melahirkan, bayi, dan anak-anak.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
“Saya berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama ibu hamil, ibu setelah melahirkan, bayi, dan anak-anak. Semoga saya bisa terus mendampingi warga dan memberikan pelayanan terbaik, meskipun banyak keterbatasan yang harus dihadapi,” ujar Husniati.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
PLN UID Sulselrabar mendukung upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Kisah Husniati menggambarkan perjuangan tenaga kesehatan dalam menjangkau warga yang tinggal jauh dari fasilitas medis.
Baca Juga : Jadwal Pemadaman Listrik Makassar dan Sekitarnya 22 Oktober 2026
Baca Juga : Kendaraan Listrik Tumbuh 53,7 Persen: PLN Sulselrabar Operasikan 84 SPKLU
Ia tetap menjalankan tugas meski harus melewati jalan terjal, menyeberangi sungai, dan berjalan kaki untuk menemui pasien. Karena itu, dukungan bagi tenaga kesehatan di wilayah terpencil menjadi bagian penting dalam memperluas akses pelayanan medis.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
