HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Polrestabes Makassar memastikan saat ini telah menutup sementara W Super Club yang diketahui milik pengacara kondang Hotman Paris, yang saat ini ramai menuai kontra Dj Kota Makassar.
Hal itu disampaikan Kabag Ops Polrestabes Makassar AKBP Darminto di hadapan Wali Kota Makassar Mohamaad Ramdhan Pomanto saat berdialog bersama seluruh Ormas Islam di kediaman wali kota, Jalan Amirullah, Jumat (31/5/2024) kemarin.
Baca Juga : Logo Harlah 1 Abad NU: Makna, Filosofi, dan Cara Mendownloadnya
Ia menyebutkan, penutupan W Super Club dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polrestabes Makassar.
“Kita sampaikan, demi menjaga keamanan dan ketertiban. Sampai waktu yang tidak ditentukan (penutupan W Super Club),” ujar AKBP Darminto.
Polemik mengenai kehadiran THM W Super Club terus berkembang. Sehingga Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengumpulkan Ormas Islam dari berbagai kalangan mulai dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), serta Polrestabes Makassar.
Baca Juga : Belum Setahun Menjabat, Direksi Baru Perumda Pasar Makassar Raya Bukukan Dividen Rp1,3 Miliar
Danny, sapaan wali kota, berdialog atau berembuk bersama dengan Ormas Islam dan Polrestabes Makassar meminta pendapat perihal hadirnya W Super Club ini.
Selain dianggap merusak moral anak bangsa, serta bertentangan dengan program Pemkot Makassar yaitu Perkuatan Keimanan Umat dan Jagai Anakta, lokasi W Super Club juga dekat dengan Masjid 99 Kubah Asmaul Husna dan beberapa sekolah menjadi hal yang disoroti.
“Izin THM itu kita belum lihat, inilah yang kita perjuangkan. Berarti di W Super Club tidak ada praktik THM,” tegas Danny.
(NURSINTA).
Baca Juga : Pemkot Makassar Tingkatkan Siaga Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Tunda Aktivitas di Laut
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
