HARIAN.NEWS – Presiden Iran Ebrahim Raisi dinyatakan tewasakibat kecelakaan helikopter. Heli itu jatuh saat menyeberangi wilayah pegunungan di Provinsi Azerbaijan Timur di Iran pada Minggu (20/5/2024).
Informasi mengenai kematian Raisi dan Amirabdollahian disampaikan seorang pejabat Iran kepada kantor berita Reuters pada Senin (20/5/2024). Pejabat itu tak diungkap identitasnya oleh Reuters.
Sebelumnya kantor berita Iran, IRNA, menyampaikan penyebab kecelakaan adalah cuaca buruk. Saat kejadian lokasi sekitar heli jatuh sedang berkabut.
Baca Juga : Selamat Jalan Presiden Iran Ebrahim Raisi
Sebelum kecelakaan, Raisi meresmikan bendungan dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev di perbatasan kedua negara, Minggu siang.
Belakangan diketahuim Helikopter Bell 212 yang membawa Presiden Iran, Ebrahim Raisi, dan sejumlah pejabat lainnya ini, jatuh di dekat Jolfa, Iran.
Jolfa merupakan kota yang terletak di barat laut Provinsi Azerbaijan Timur, Iran. Namun, kota ini juga berbatasan dengan negara Azerbaijan.
Baca Juga : Medan Sulit, Tim Penyelamat Bahu-membahu Evakuasi Jenazah Presiden Iran dan Rombongan
Rekaman drone dari pihak berwenang Turki menunjukkan koordinat tempat kebakaran terjadi, sekitar 20 kilometer di selatan perbatasan Azerbaijan-Iran di sisi gunung yang curam.
Kantor Berita Iran, IRNA, mengatakan lokasi kecelakaan Raisi berada di pegunungan di timur laut sekitar perbatasan Azerbaijan.
Dikutip dari Al Jazeera, saat ini ada gambar yang beredar di situs resmi Iran dan saluran Telegram yang menunjukkan reruntuhan dan puing-puing helikopter di daerah pegunungan.
Baca Juga : Helikopter Presiden Iran Kecelakaan
Helikopter tersebut diduga jatuh atau melakukan pendaratan darurat di hutan Dizmar yang terletak di antara kota Jolfa dan Varzaqan.
Helikopter Bell 212 membawa Presiden Iran Ebrahim Raisi, Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian, Gubernur Provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati, dan perwakilan Pemimpin Tertinggi di Azerbaijan Timur, Mohammad Ali Ale-Hashem.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
