HARIAN.NEWS – Presiden Jokowi dikabarkan tidak menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ke 51, 10 Januari 2024.
Presiden Jokowi yang saat ini masih tercatat sebagai bagian dari PDIP, dikabarkan tengah melakukan agenda kunjungan ke beberapa negara seperti Fhilipina, Vietnam, hingga Brunei Darusalam.
Ketidakhadiran Presiden Jokowi diperayaan HUT PDIP ditanggapi ‘santai’ Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum partai berlambang kepala banteng tersebut.
Baca Juga : BPOM 25 Tahun, Dari Regulasi ke Kemanusiaan
Megawati dengan tegas mengatakan bahwa partainya dapat mencapai usia 51 tahun hingga saat ini besar karena kekuatan rakyat, bukan karena presiden atau elit partai.
Ketidakhadiran Jokowi di HUT PDIP menjadi sorotan publik dan banyak pengamat politik.
Seperti halnya pengamat politik Ikrar Nusa Bhakti yang menyayangkan PDIP yang dinilai tidak mampu mengantisipasi sikap politik Presiden Jokowi yang berpotensi meninggalkan partainya.
Baca Juga : Spesial HUT ke-25: Nikmati Beragam Penawaran Menarik di MaRI hingga 23 November 2025
Menurutnya, Jokowi tidak hanya berpotensi keluar dari PDIP namun juga berpotensi ‘membajak’ demokrasi, kembali ke era sebelum 98 dengan membangun dinasti politik.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
