Logo Harian.news

Proyek Kabel Bawah Tanah Kota Makassar Batal Tahun ini, Bagaimana Nasib Anggaran Rp 200 Miliar?

Editor : Rasdianah Rabu, 03 April 2024 17:40
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Foto; HN/Sinta
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Foto; HN/Sinta

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah kota (Pemkot) Makassar membatalkan rancangan proyek penerapan ducting sharing atau kabel bawah tanah pada tahun 2024, di mana sebelumnya Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto optimistis pengerjaannya akan dimulai tahun ini dan dimulai dari titik Anjungan Pantai Losari.

Kabar batalnya proyek yang juga sudah diawali dengan studi tiru di Singapore ini disampaikan langsung oleh Danny Pomanto, sapaan wali kota, kepada awak media, di kantor Balai Kota Makassar, Rabu (3/4/2024).

“Proyek ini akan dilanjutkan kembali pada tahun 2025 mendatang dengan konsep yang lebih matang dibandingkan tahun 2024,” ujar Danny.

Baca Juga : Larangan Parkir di Bahu Jalan Protokol kembali Berlaku, Dishub Makassar Jaring 16 Kendaraan

Danny menjelaskan, pembatalan tersebut justru merupakan kesimpulan dari studi tiru yang dilakukan dirinya bersama sejumlah OPD di Singapura beberapa waktu lalu.

“Kami sudah rapat, dan ini kesimpulannya, penundaan memang karena waktu perencanaan yang tidak cukup untuk mengeksekusi proyeks ducting sharing ini,” ujarnya.

“Karena tidak cukup lagi waktunya. Kalau kita coba perencanaan 3 bulan, sudah bulan 4, sudah bulan 7 mi. Bulan 8 sudah nda mungkin, jadi supaya bagus kita di matangkan ke 2025 saja,” lanjut DP, sapaan lain wali kota dua periode ini.

NASIB ANGGARAN

Baca Juga : Pekan Depan, Pemkot Makassar Bakal Lantik 1.851 PPPK Formasi Guru

Lantas, akan dialokasikan ke mana anggaran ducting sharing sebesar Rp 200 miliar?

Sebagai informasi, sebelumnya Pemkot Makassar menganggarkan Rp 400 miliar untuk proyek kabel bawah tanah ini. Kemudian dalam perjalan penganggarannya, anggaran hanya terpenuhi Rp 200 miliar untuk tahap awal dengan rencana pengerjaan lima meter pembangunan.

Ditanyai mengenai nasib anggaran ini, Danny menjelaskan, anggaran ducting sharing Kota Makassar akan dialihkan kepada pemasangan konektor kabel pada rumah warga.

Baca Juga : Berhasil Selamatkan PSU Terbanyak, Pemkot Makassar Raih Penghargaan KPK

Pemasangan tersebut akan dilakukan bersama dengan pendistrian kota Makassar.

“Tapi pemasangan konektor diutamakan biar mempermudah saat pemasangan kabel bawah tanah di tahun 2025 nantinya,” ujar Danny.

Selain itu, akan dialihkan ke beberapa proyek, yaitu, pembangunan jalan menuju lapangan Sudiang, Macca, termasuk dengan armada pengangkut sampah.

Baca Juga : Wujudkan Program Strategis Pemkot Makassar, Firman Pagarra Genjot PAD hingga Rp 2 Triliun

“Yang kurang-kurang semua kita selesaikan semua, termasuk kelurahan yang belum ada kantornya kan ada 6 akan dimanfaatkan untuk itu,” jelasnya.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda