Logo Harian.news

Rektor Unhas Prof Jeje Tegaskan Bakal Pecat Dosen dan Pegawai yang Jadi Calo atau Joki Mahasiswa Baru

Editor : Redaksi II Minggu, 07 April 2024 13:57
Rektor Unhas Prof Jeje saat menghadiri jumpa pers dengan wartawan di Hotel Unhas.
Rektor Unhas Prof Jeje saat menghadiri jumpa pers dengan wartawan di Hotel Unhas.

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Rektor Universitas Hasanuddin Prof Jamaluddin Jompa meminta calon mahasiswa untuk tak mempercayai joki atau calo. Unhas memastikan akan memproses secara hukum jika ada yang terlibat.

“Tolong dilaporkan insya Allah kita bersama-sama tangkap dan kita pasti akan tau kalau dia dosen pegawai pasti kita akan pecat. Saya sudah sering sampaikan kalau ada begitu kita pasti akan proses,” kata Prof Jamaluddin Jompa di Hotel Unhas Makassar, Minggu (7/4/2024).

Baca Juga : Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Asian Undergraduate Symposium 2026 NUS, Dapat Dukungan DPRD Sulsel

Prof Jeje sapaan akrabnya menyebut jika isu permainan calo hingga joki sudah sering menimpa kampus Unhas setiap penerimaan mahasiswa baru. Ia meyakini kasus ini tak akan terjadi dengan proses seleksi ketat.

“Kita harapkan juga masyarakat betul-betul untuk melaporkan dan jangan percaya di luar dari info resmi dari UNHAS,” paparnya.

“Hadi tidak ada yang bisa memuluskan seseorang, kalau dulu sering ada gosip-gosip yang terjadi, tapi ini kita akan memutus rantai itu dan ini harus disebarluaskan informasi ke masyarakat,” tambahnya

Baca Juga : Tim Cara’de BEM KMF TP UH Kenalkan Program Pengabdian Berbasis Teknologi Pertanian di Desa Tinggimae

Olehnya itu, ia berharap semua masyarakat untuk mengakses informasi resmi di web Unhas Makassar dengan memberi kepercayaan kepada tim seleksi mahasiswa baru.

“Kalau ada orang dan siapapun itu dan bisa mengatakan bisa dibantu jangan percaya. Jadi kita berharap teman-teman di daerah dimanapun pesantren tetap semangat melalui jalur yang telah ada,” sebutnya

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM(K) mengatakan jika Unhas sampai saat ini sangat menjaga independensinya dalam penerimaan maba. Ia menyebut sistem penerimaan sangat ketat.

Baca Juga : Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, BPOM dan Unhas Perkuat Literasi Keamanan Pangan

“Tolong jangan ada yang dipercaya, semua sistem sudah sudah clear sudah sesuai regulasi dan ini dan perlu diingatkan kembali tidak mempercayakan kepada siapapun yang bisa memuluskan, jadi tidak ada yang bisa urus,” katanya.

Bahkan Prof Ruslin menyebut independensi Unhas dalam penerimaan maba terbukti beberapa tahun lalu. Beberapa anak petinggi Unhas juga tak dapat di terima setelah melakukan seleksi.

“Jadi banyak hal, yang anak dosen saja itu tidak lulus dan banyak buktinya bahkan dulu tahun lalu ada yang notabene pimpinan di Universitas tapi anaknya tidak lulus karena tidak sesuai,” tegasnya.

Baca Juga : PILAR 2026 Tandai Regenerasi Kepengurusan LeDHaK FH-UH

“Jadi kita perlu ingatkan teman-teman mahasiswa jangan percaya kepada calo-calo karena sama sekali juga kehadiran joki. Kita selalu konsen memverifikasi tidak ada istilah joki dan pasti kalau ada itu akan ketahuan karena sistem jauh lebih baik,” tutupnya

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda