Logo Harian.news

Sebut Pengadaan Laptop TIK tak Sesuai LKPP, LPK Sulsel Temui Disdikbud Jeneponto

Editor : Rasdianah Selasa, 28 Mei 2024 10:37
Hasan Anwar Ketua LPK Sulsel (Baju Kemeja Kotak Kanan) saat berkunjung ke Ruangan Uskar Baso Kadis Disdikbud (Baju Keki Kanan) dan Kabid Ketenagaan Ardy (Baju Keki Kiri) untuk Konfirmasi Pembelanjaan TIK. Foto: HN/Aswin
Hasan Anwar Ketua LPK Sulsel (Baju Kemeja Kotak Kanan) saat berkunjung ke Ruangan Uskar Baso Kadis Disdikbud (Baju Keki Kanan) dan Kabid Ketenagaan Ardy (Baju Keki Kiri) untuk Konfirmasi Pembelanjaan TIK. Foto: HN/Aswin

HARIAN.NEWS, JENEPONTO – Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Sulawesi Selatan mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jeneponto untuk mempertanyakan pengadaan peralatan dan teknologi informasi (TIK) melalui e-catalog di Disdik Jeneponto tahun anggaran 2024 .

Ketua LPK Sulawesi Selatan Hasan Anwar menyebutkan, pihaknya menduga bahwa pembelanjaan laptop melalui e-catalog tersebut tidak sesuai tahapan-tahapan pesanan dan tidak sesuai dengan peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan barang/jasa pemerintah (LKPP) nomor 4 tahun 2023.

“Dugaan ini dari pengadaan peralatan kantor tersebut yang ditengarai tidak sesuai peraturan LKPP atau mungkin sengaja melabrak aturan yang ada,” ujar Hasan, di ruangan Disdikbud Jeneponto, Senin(27/5/2024).

Baca Juga : Pemkab Jeneponto Gelar Rakor Pencegahan Penyakit KLB

“Kami menduga pengadaan TIK berupa laptop tersebut tidak sesuai dengan aturan perlem LKPP nomor 4 tahun 2023,” lanjut Hasan.

Ia merinci, Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN tidak berlaku (expired) atau kadaluwarsa pada tahun 2021.

“Sehingga pembelanjaan Laptop pada tahun 2024 tidak diperbolehkan jika mengacu ke TKDN tersebut,” katanya.

Baca Juga : Diduga Rugikan Negara Rp 9,5 M, LPK Sulsel Laporkan Dinas PUPR ke Kejari Jeneponto

Sementara itu, Kadis Disdikbud jeeponto Uskar Baso mengatakan bahwa pembelanjaan laptop tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan yang ada.

“Karena kami lakukan pembelanjaan itu di e-catalog, terkait dengan sertifikat yang expired, hal itu juga tidak benar,” katanya.

“Seandainya bisa masuk akunku mungkin Saya perlihatkan, adaki sama anggota tapi dia lagi ke Makassar,” ujar Uskar dalam dialeg khas Jeneponto.

Baca Juga : Siapkan Pembangunan 3 Fasilitas Kesehatan, Pemkab Jeneponto Mulai Bahas Pra Desain

Kabid Ketenagaan Pemkab Jeneponto Ardy Kr Lili juga menjelaskan bahwapembelanjaan laptop sudah sesuai dengan prosedur yang ada.

“Jika itu tidak sesuai maka semua pengadaan laptop di kabupaten Jeneponto akan bermasalah termasuk Bappeda dan Beberapa instansi,” katanya.

(ASWIN)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda