Logo Harian.news

HARIAN SEJARAH

Sejarah Hari Jadi Jakarta: Kemenangan Fatahillah di 22 Juni

Editor : Andi Awal Tjoheng Senin, 22 Juni 2026 13:42
Sunda Kelapa, pelabuhan tua yang menyimpan sejarah Jakarta ||( X@IndonesiaKaya)
Sunda Kelapa, pelabuhan tua yang menyimpan sejarah Jakarta ||( X@IndonesiaKaya)

Meluruskan Sejarah di Era Modern
Menariknya, meski peristiwa ini terjadi pada 1527, penetapan 22 Juni sebagai hari jadi baru terwujud berabad-abad kemudian, tepatnya setelah Indonesia merdeka.

Selama masa transisi, sebagian masyarakat masih keliru merujuk hari jadi Jakarta pada berdirinya Kota Batavia oleh VOC Belanda—sebuah narasi yang jelas bertolak belakang dengan semangat nasionalisme.

Baca Juga : Pesta Babi, Ruang Sipil, dan Cara Baru Kekuasaan Membentuk Kesadaran

Melihat distorsi sejarah ini, Wali Kota Jakarta Sudiro (1953–1958) mengambil langkah tegas. Ia membentuk tim khusus yang melibatkan intelektual kawakan seperti Prof. Sukanto dan Mohammad Yamin. Tugas mereka: menggali naskah kuno dan membuktikan akar sejarah Jakarta yang autentik.

Berdasarkan riset ilmiah mengenai penaklukan Fatahillah, tim menyimpulan bahwa 22 Juni 1527 adalah titik tolak yang tepat. Usulan ini kemudian disetujui oleh Dewan Perwakilan Kota Sementara Jakarta. Pada 1956, Pemerintah Kota Jakarta secara resmi mematok 22 Juni sebagai Hari Jadi Jakarta.

Kini, saat warga Ibukota memperingati hari jadi, ingatan kolektif itu kembali dihidupkan: Jakarta bukanlah hadiah dari kolonial, melainkan buah dari perjuangan, kemandirian, dan kemenangan para pendahulu bangsa. ***

 

[berbagai sumber]

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG

Follow Social Media Kami

KomentarAnda