Terkait harapan H. Abdul Kadir Nyampa agar haknya secepatnya diselesaikan, PLh Sekda menegaskan pihaknya memastikan akan merespons ungkapan Haji Kadir Nyampa.
” Proses penyelesaian soal ganti rugi akan kami bahas karena sebelumnya pejabat di Dinas DLH beberapa kali dihubungi untuk komunikasi dan koordinasi namun tidak pernah direspon. Hak warga wajib diselesaikan dan harus sesuai dengan regulasi, sisi lain, kami optimalkan pengoperasian armada secepatnya kembali normal sehingga persoalan sampah bisa ditangani bersama,” tegas Firdaus.
Baca Juga : Aktivis dan Akademisi Kompak Dorong Solusi Sampah Terpadu di Gowa
Ungkapan kedua pejabat Pemkab Gowa tersebut diungkapkan pada hari Senin (21/9) dan informasi dari lapangan pada hari Selasa diketahui proses pengangkutan sampah mulai berjalan.
Sugianto Pattanegara, salah satu warga Somba Opu menyatakan persoalan sampah adalah persoalan bersama semua warga.
” Saatnya kita semua membantu pemerintah untuk bersama menyelesaikan persoalan klasik ini, dan Alhamdulillah gerakan bersama rakyat membantu pemerintah hari ini mulai berjalan, warga dengan sukarela membantu pegawai DLH memungut sampah bersama,” ujar Sugianto Pattanegara.
Dirinya bersama sejumlah elemen masyarakat Kecamatan Somba Opu mengucapkan terima kasih atas inisiasi PLh Sekda untuk bergerak bersama menangani kisruh sampah.
Baca Juga : Gagal Tangani Soal Sampah, Warga Gowa Desak Kadis DLH Mengundurkan Diri
” Semoga hari ini sebahagian besar titik sampah menumpuk sudah bisa diangkut,” kunci Sugianto Pattanegara. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
