Logo Harian.news

Soal Iuran Sampah Pakai QRIS, DLH Sebut akan Bantu Transaksi Jika Warga Hanya Miliki Tunai

Editor : Rasdianah Rabu, 03 Juli 2024 16:29
Plt DLH Kota Makassar Ferdy Mochtar, foto: HN/Sinta
Plt DLH Kota Makassar Ferdy Mochtar, foto: HN/Sinta
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto belum lama ini menyampaikan, bahwa dirinya berencana melakukan percepatan untuk mengalihkan pembayaran iuran sampah dari tunai dengan metode QRIS.

Pelaksana Tugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdy Mochtar mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mulai memberlakukan pembayaran denganQRIS. Saat ini dalam tahap sosialisasi.

Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar

“Kita lakukan langkah-langkah persiapan, sekarang sudah mulai disosialisasikan,” katanya, Rabu (3/7/2024).

Salah satu kelurahan yang telah menggunakan QRIS adalah Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Makassar. Lurah Banta-Bantaeng Ady Mulyadi Jacub mengatakan penerapannya bahkan sejak Januari 2024.

“Di Rappocini sudah mulai penggunaan QRIS. Dan Banta-bantaeng sejak Januari kami sudah coba pakai QRIS,” ucapnya.

Baca Juga : Proyek PSEL di TPA Manggala Digenjot, Gelontorkan 3 Miliar untuk 8 Hektare Lahan

Ia menjelaskan, teknisnya seperti biasa. Ketua RT/RW atau petugas menyambangi satu per satu rumah warga untuk membayar iuran sampah per bulan.

Hanya saja, kata dia, tidak semua masyarakat memiliki atau dapat mengakses QRIS. Sehingga pemungut iuran bisa membantu menyetor dengan QRIS, lalu menerima tunai dari masyarakat.

“Masyarakat kan tidak semua punya QRIS, jadi dibantu. Dia bayar tunai, nanti dibantu pakai QRIS,” terangnya.

Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill

Lebih lanjut, katanya untuk pengusaha dan tempat umum. Teknisnya berbeda dengan iuran sampah rumah tangga.

“Bagi yang besar-besaran pembayarannya kita hanya simpan barcodenya. Mereka bayar sendiri. Langsung masuk ke BPD (Badan Pendapatan Daerah),” terangnya.

“Jadi dari kelurahan Banta-bantaeng masuk ke kecamatan. Setelah mereka bayar lalu WhatsApp ke kami bukti pembayarannya,” tambahnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gelar Salat Id di Karebosi, Imam Syekh Al-Areqi, Khatib Rektor UIN

Meski begitu, untuk di kelurahan Banta-Bantaeng belum semua RW yang menerapkan hal tersebut. Begitu pula untuk sejumlah wilayah di Makassar.

“Jadi belum semua, ini baru beberapa ya belum seluruhnya,” tandasnya

PENULIS: NURSINTA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda