HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju Andi Amran Sulaiman mengatakan, Pemerintah Pusat menyiapkan pompanisasi sebagai strategi jitu menghadapi musim kemarau yang dialami para petani saat ini.
“Solusi cepat untuk menyelesaikan cuaca panas El Nino, sekarang itu adalah Pompanisasi,” ujarnya, Senin (17/6/2024).
Baca Juga : Sinergi Pemerintah dan Kampus Dipuji, Mentan Amran Dinilai Tepat Arah
Amran menjelaskan, Pompanisasi merupakan salah satu proses mengairi lahan pertanian dengan cara memompa air dari sungai, sumur atau sumber air lainnya untuk daerah pertanian kering menghadapi musim kemarau.
Kata Dia, pemasangan pompanisasi telah dilakukan sejak tahun 2023, daerah yang menjadi fokus adalah 11 daerah penghasil padi terbesar di Indonesia, diantaranya Sulawesi Selatan (Sulsel), Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Selatan, Lampung, Sumatra Utara, Banten, NTT, Sumatra Barat, dan Aceh.
“Fokus pada 11 provinsi, daerah lumbung pangan termasuk Sulsel, itu semua kabupaten dan daerah di sentral pangan di provinsi,” jelasnya.
Baca Juga : Pedagang Kerupuk dengan 7 Anak Terima Bantuan Rp20 Juta dari Mentan
Untuk memantau pompanisasi tersebut, tanggal 19 Juni 2024 hingga 21 Juni 2024 Ia mendampingi Presiden RI Jokowi memantau hasil pompanisasi di Jawa Tengah.
“Kami mendampingi bapak Presiden, tanggal 19, 20 dan 21 Juni 2024 InsyaAllah di Jawa Tengah melihat pompa-pompa yang telah kita pasang untuk solusi kemarau,” tandasnya.
(NURSINTA)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

