Logo Harian.news

Sulsel Talk 2025: BI Sulsel Ungkap Langkah Strategis Hadapi Dampak Perang Dagang Global

Editor : Redaksi II Rabu, 14 Mei 2025 17:21
Suasana Sulsel Talk 2025. (Foto: BI)
Suasana Sulsel Talk 2025. (Foto: BI)
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan menggelar forum diskusi ekonomi bertajuk “Sulsel Talk TW II 2025” untuk merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi dampak perang dagang global yang semakin kompleks.

Kegiatan ini diselenggarakan di Baruga Phinisi, Lantai 4 Kantor BI Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, pada Rabu, 14 Mei 2025, dengan tema “Ekonomi Sulsel di Pusaran Perang Dagang Global 2.0: Menakar Risiko, Menjemput Peluang.”

Baca Juga : OJK dan BI Luncurkan PIDI, Dorong Inovasi Keuangan yang Aman dan Inklusif

Kepala Perwakilan BI Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, menjelaskan bahwa forum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan masukan terkait dampak perang dagang terhadap ekonomi global, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi perekonomian Sulawesi Selatan.

“Dalam konteks perang dagang global 2.0, kita menghadapi berbagai tantangan, seperti kenaikan tarif, hambatan non-tarif, dan bahkan persaingan dalam bidang teknologi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menyusun langkah-langkah yang bisa menjaga stabilitas ekonomi Sulsel, terutama sektor-sektor unggulan seperti pertanian dan industri pengolahan,” ujar Rizki.

Dalam forum ini, Rizki Ernadi Wimanda juga mengungkapkan bahwa perekonomian Sulawesi Selatan pada triwulan I-2025 tumbuh sebesar 5,78 persen, meningkat dari kuartal sebelumnya yang tercatat sebesar 5,18 persen. Hal ini menjadikan Sulsel sebagai salah satu kontributor utama dalam pertumbuhan ekonomi kawasan Sulawesi yang tercatat 6,40 persen.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Investasi dan Hilirisasi untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan sektor pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan menjadi penopang utama bagi perekonomian Sulsel. Di tengah ketidakpastian global, Rizki menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan sektor-sektor tersebut melalui kebijakan yang responsif dan adaptif.

Forum ini juga diharapkan dapat memperkaya substansi perencanaan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel 2025–2030, dengan tujuan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah tekanan global.

Selain Rizki, forum ini juga dihadiri oleh Sekda Provinsi Sulsel Jufri Rahman, Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin, dan ekonom senior INDEF Dr. Aviliani, yang membahas tentang stabilitas sektor keuangan, penguatan ekspor, serta strategi untuk menghadapi tantangan ekonomi global.

Baca Juga : Ekonomi Sulsel Tumbuh 5,99 Persen di Triwulan IV 2025, Masuk 10 Besar Nasional

Dengan penyelenggaraan Sulsel Talk, BI Sulsel berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah dan menjawab tantangan global secara komprehensif.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda