Logo Harian.news

Tagihan Listrik Naik di Tengah Pemadaman Bergilir, PLN Buka Layanan Pengaduan

Editor : Redaksi II Rabu, 04 November 2026 20:28
Pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk mengakses berbagai layanan kelistrikan, termasuk pengecekan tagihan, pencatatan meter mandiri melalui fitur SwaCAM, serta penyampaian pengaduan. (Dok. PLN)
Pelanggan memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk mengakses berbagai layanan kelistrikan, termasuk pengecekan tagihan, pencatatan meter mandiri melalui fitur SwaCAM, serta penyampaian pengaduan. (Dok. PLN)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Keluhan kenaikan tagihan listrik muncul di tengah pemadaman bergilir yang masih terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat. Menanggapi hal tersebut, PT PLN (Persero) UID Sulselrabar menyatakan pemadaman akibat manajemen beban tidak secara langsung memengaruhi perhitungan tagihan pelanggan.

Manager Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar, Niki Rendra Adisetiawan, mengatakan besaran tagihan listrik tetap mengacu pada jumlah energi yang digunakan masing-masing pelanggan.

“Manajemen beban tidak secara langsung memengaruhi perhitungan tagihan listrik karena tagihan didasarkan pada energi yang digunakan pelanggan,” jelas Niki, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, salah satu faktor yang berpotensi meningkatkan konsumsi listrik adalah kondisi cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir. Situasi tersebut dapat mendorong penggunaan pendingin ruangan (AC), kipas angin, dan peralatan elektronik lainnya menjadi lebih intensif.

Peningkatan pemakaian peralatan elektronik tersebut, menurut PLN, dapat berpengaruh terhadap jumlah konsumsi energi dan berujung pada kenaikan tagihan listrik.

Meski demikian, PLN membuka kesempatan bagi pelanggan yang merasa mengalami kenaikan tagihan tidak wajar untuk mengajukan pemeriksaan.

Pengaduan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile maupun Contact Center PLN 123. Pelanggan juga dapat memanfaatkan fitur Catat Meter (SwaCAM) di PLN Mobile untuk melaporkan angka meter secara mandiri sehingga pemakaian listrik dapat dipantau.

Di sisi lain, General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat kondisi kelistrikan yang masih berlangsung.

Ia mengatakan PLN terus berupaya memulihkan sistem kelistrikan agar pasokan listrik kembali normal. Menurutnya, pelayanan kepada pelanggan, termasuk penanganan pengaduan terkait tagihan, tetap menjadi perhatian perusahaan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Seluruh jajaran PLN terus berupaya agar kondisi kelistrikan segera pulih. Kami juga memastikan pelayanan kepada pelanggan, termasuk penanganan pengaduan tagihan listrik, tetap berjalan secara optimal,” ujar Didik.

PLN berharap pemulihan sistem kelistrikan dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat kembali memperoleh layanan listrik secara normal.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda