Logo Harian.news

Tak Tercatat sebagai Difabel, Peserta Netra Gagal Ikut UTBK 2025 di Unhas

Editor : Redaksi II Senin, 05 Mei 2025 18:41
suasana press conference Laporan Pelakasnaan UTBK 2025Unhas. (Foto: Gita/HN)
suasana press conference Laporan Pelakasnaan UTBK 2025Unhas. (Foto: Gita/HN)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Empat peserta difabel netra terpaksa gagal mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 di Universitas Hasanuddin (Unhas) akibat kesalahan dalam mengisi formulir saat registrasi.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Subdirektorat Penerimaan Mahasiswa Baru Unhas, Nurul Ichsani, setelah pelaksanaan UTBK selama 11 hari mulai 23 April hingga 3 Mei 2025.

Baca Juga : Pendalaman Materi, Pansus Hak Angket DPRD Gowa Hadirkan Tiga Pakar Hukum Unhas

Menurut Nurul, keempat peserta tersebut tidak mencentang kolom pernyataan sebagai penyandang disabilitas saat melakukan pendaftaran UTBK-SNBT secara daring.

Akibatnya, sistem tidak mengenali kebutuhan khusus mereka, sehingga pada hari pelaksanaan, mereka ditempatkan di ruang ujian reguler yang tidak memiliki fasilitas khusus untuk difabel netra.

“Karena tidak mengisi data sebagai difabel saat registrasi, maka mereka tidak terdeteksi oleh sistem. Padahal, kami sudah menyiapkan fasilitas terpisah untuk peserta difabel, termasuk soal khusus dan alat bantu yang sesuai,” jelasnya saat menghadiri jumpe pres di Hotel Unhas lantai 2, Senin (05/05/2025).

Baca Juga : Delapan Mahasiswa Sulsel Wakili Indonesia di Asian Undergraduate Symposium 2026 NUS, Dapat Dukungan DPRD Sulsel

Kesulitan semakin bertambah karena beberapa dari mereka datang bersama pendamping. Padahal, sesuai aturan nasional pelaksanaan UTBK, peserta ujian tidak diperkenankan ditemani pendamping di dalam ruang ujian. Hal ini mengakibatkan keempat peserta tersebut tidak dapat mengikuti ujian sebagaimana mestinya.

Nurul menegaskan pentingnya ketelitian dalam mengisi formulir registrasi online, terutama bagi peserta dengan kebutuhan khusus.

“Kesalahan kecil seperti tidak mencentang kolom difabel bisa berdampak besar. Kami harap ini menjadi pelajaran ke depan, baik bagi peserta maupun orang tua dan pendamping,” ujarnya.

Baca Juga : Tim Cara’de BEM KMF TP UH Kenalkan Program Pengabdian Berbasis Teknologi Pertanian di Desa Tinggimae

Sebagai informasi, pada pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 di Unhas, terdapat total 21 peserta difabel netra yang terdaftar.

Unhas menyediakan ruang ujian khusus bagi difabel netra, lengkap dengan perangkat pembaca layar dan soal ujian dalam format yang sesuai.

Fasilitas ini menjadi bukti komitmen Unhas untuk menciptakan ujian yang inklusif dan setara bagi seluruh peserta.

Baca Juga : Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, BPOM dan Unhas Perkuat Literasi Keamanan Pangan

Nurul Ichsani menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap proses administrasi dan teknis pelaksanaan UTBK agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia juga mendorong agar calon peserta di masa mendatang lebih teliti dan jujur dalam menyampaikan informasi saat registrasi.

“Unhas siap memfasilitasi peserta difabel sebaik mungkin, tapi kami juga perlu informasi yang akurat sejak awal. Ini menjadi kerja sama dua arah agar penyelenggaraan seleksi berjalan adil dan ramah bagi semua,” pungkasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda