Logo Harian.news

Tinggalkan Sinjai, karena Apa? Begini Kata Pengamat soal Peluang ASA di Makassar

Editor : Rasdianah Sabtu, 29 Juni 2024 14:31
ASA atau Andi Seto Asapa mengembalikan formulir bacakada di PKS. Foto: dok
ASA atau Andi Seto Asapa mengembalikan formulir bacakada di PKS. Foto: dok

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Mantan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) tiba-tiba muncul dalam draft kandidat Pemilihan calin Wali Kota Makassar 2024. Kehadiran ASA menjadi pertanyaan banyak pihak, lantaran Seto berani meninggalkan kampung halaman orang tuanya, padahal peluangnya menjadi kosong satu di Kabupaten Sinjai sangat besar.

Entah kekuatan politik dari mana hingga anak mantan Bupati Sinjai dua periode Almarhum Andi Rudiyanto Asapa itu memilih Pilwali Makassar sebagai batu loncatan politiknya, padahal beberapa pengamat bilang peluangnya sangat kecil untuk menduduki kursi yang sekarang Danny Pomanto kuasai.

Berbicara motivasi politik, semua kandidat tentu punya masing-masing visi dan misi untuk menjadi diri mereka kandidat di Pilwali Makassar 2024. Kandidat itu pun diisi oleh wajah lama dan wajah baru dan pastinya tidak boleh dianggap remeh oleh Andi Seto Asapa meski telah mengantongi partai pemenang Pilpres yakni Partai Gerindra.

Baca Juga : Indira Belum Munculkan Wakil di Pilwali Makassar, Danny: Tunggu Survei Terbaru

Jika dipikir baik-baik, peluang Andi Seto di Kabupaten Sinjai bisa dibilang sangat lowong alias kuat untuk kembali terpilih sebagai kepala daerah. Lawan politiknya di bumi Panrita Kitta (Cendikiawan) bisa Ia taklukkan karena masih sebagai petahana.

Apakah Andi Seto Asapa ke Pilwali Makassar 2024 karena tak sanggup memenangkan Presiden terpilih Prabowo – Gibran Kita pun belum tahu, apakah Andi Seto memakai motivasi apa hingga berani ke Kota Makassar untuk bersaing menjadi Wali Kota Makassar dan melawan figur kuat hingga politisi ulung di tanah Daeng.

Pengamat Politik dan Hankam Arqam Azikin sempat menyinggung Andi Seto Asapa dalam acara diskusi Politik yang diadakan oleh Komunitas Jurnalis Politik di Lapak Kopi Abangda, kemarin. Jumat (28/6/2024).

Baca Juga : Soal Rekomendasi Demokrat untuk ASS di Pilgub Sulsel, Ni’matullah: Tergantung Elite DPP

Arqam bilang Andi Seto ini sebagai pendatang baru di Pilwali Makassar 2024 dan pantas untuk dibicarakan dalam perpolitikan saat ini. Meski belum kelihatan kekuatan politik seperti apa di belakangnya, peluangnya kemungkinan besar apabila dipasangkan ke salah satu kandidat yang selama ini muncul ke permukaan.

“Andi Seto ini pendatang baru maju di Pilwali Makassar dan ingin menantang kandidat yang selama ini terbilang cukup andal dan sudah memiliki basis yang sangat kuat,” ujar Arqam.

“Berpeluang mungkin kalau Andi Seto dipasangkan dengan salah satu kandidat. Tetapi, sekarang dia kan lagi menggalang dukungan masyarakat juga mau berpasangan dengan siapa, kita belum tahu,” ucap pria ber-akronim KAK ini.

Baca Juga : Agustus, AIA Siap Deklarasi Maju Pilgub Sulsel

Berdasarkan pencarian informasi, Andi Seto Asapa semasa kecil pernah mengenyam pendidikan di Kota Makassar. Setelah ia dewasa dan tahu ilmu dan konstelasi politik. Andi Seto lalu ke Kabupaten Sinjai untuk menjadi Bupati dan terpilih selama satu periode lamanya.

Beberapa diskusi kecil terkait politik pun ikut membahas Andi Seto seperti jika ia terpilih menjadi Wali Kota Makassar atau bahkan Wakil Walikota. Ia hanya bisa bertahan selama satu periode saja karena sudah pernah menjadi kepala daerah di Kabupaten Sinjai.

Apakah itu dirasa sudah cukup bagi Andi Seto? Pasti semua kandidat inginnya sampai dua periode sebab waktu untuk membangun kekuatan politik tidaklah sebentar butuh bertahun-tahun lamanya.

Baca Juga : DM Hampir Pasti Sepaket RKN, “Gowa Berua Berkharisma” Siap Deklarasi

Diketahui, lawan politik Andi Seto Asapa di Pilwali Makassar 2024 pada Agustus mendatang cukup tergolong susah untuk ditaklukkan. Seperti Ketua DPD II Partai Golkar Munafri Arifuddin yang juga pernah dua kali kalah dalam Pilkada Makassar. Adalagi istri Wali Kota Makassar dua periode Moh Ramdhan Pomanto yakni Indira Yusuf Ismail dimana kita tahu ibu dari tiga anak itu pasti dapat dukungan dari sang suami.

Belum lagi seperti Rusdin Abdullah yang bakal diendorse oleh Partai Nasdem juga pernah ikut Pilkada Makassar meski kalah tetapi basis pendukungnya semakin meluas. Kandidat lainnya seperti Abdul Rahman Bando (ARB), Adi Rasyid Ali (ARA), Rahman Pina (RP), Ketua Umum Koni Makassar Ahmad Susanto (AS).

Jika dilihat susunan nama-nama kandidat di atas tersebut patut dipikirkan Andi Seto Asapa jika memang serius menatap kedepan sebagai kandidat di Pilwali Makassar 2024 dan tentunya sebagai kader Partai Gerindra ia pun wajib memenangkan pertarungan politik itu sendiri. Melihat almamater partai yang ia kenakan adalah pemenang Pilpres 2024.

PENULIS: MUH YUSUF YAHYA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda