Logo Harian.news

Tragedi Kanjuruhan Malang

Tragedi Kanjuruhan Malang, YM: KONI Sulsel Sampaikan Duka Cita

Editor : Redaksi Minggu, 02 Oktober 2022 15:42
Tragedi Kanjuruhan Malang, YM: KONI Sulsel Sampaikan Duka Cita

MAKASSAR, HARIANEWS.COM – Ketua KONI Sulsel Yasir Machmud menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi di stadion Kanjuruhuan Malang, Jawa Timur, Sabtu malam (01/10).

Yasir Machmud atau YM mengatakan tragedi yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang merupakan duka bagi dunia olahraga terutama sepak bola Indonesia.

Olehnya itu atas nama pengurus KONI Sulsel ia menyampaikan rasa duka cita mendalam dan mendoakan bagi para korban.

Baca Juga : Gelar Tes Fisik, KONI Sulsel Pastikan 407 Atlet Siap Menuju PON XXI Medan-Sumut

“Atas nama KONI Sulsel saya menyampaikan duka cita mendalam dan saya mengirimkan doa untuk para korban kejadian semalam di Malang,” ucap Yasir, Minggu (2/10/2022).

Dirut PT SCI PERSERODA Sulsel ini berharap tragedi yang terjadi di Malang dapat menjadi pelajaran untuk semua insan olahraga di Indonesia terkhusus Sulsel agar lebih ketat dalam menyelenggarakan kompetisi olahraga, ia juga berharap FIFA sebagai induk sepak bola dunia dapat mempertimbangkan dampak sosial dan kemanusiaan sebelum memberikan sanksi pada Indonesia.

“Ini merupakan pembelajaran bagi semua penyelenggara kompetisi olahraga agar lebih ketat dalam pelaksaannya dan saya berharap sebelum menjatuhkan sanksi FIFA dapat melihat dampak panjang bagi kelangsungan insan sepakbola Indonesia,” tambahnya.

Baca Juga : Persiapan PON XXI Aceh, KONI Sulsel Gelar Giat Monitoring dan Verifikasi Alat

Buntut kerusuhan suporter sepak bola dalam laga lanjutan pekan 11 liga 1 antara Arema FC VS Persebaya di stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu malam (01/10) yang mengakibatkan korban ratusan orang meninggal membuat Indonesia terancam mendapatkan sanksi berat dari induk organisasi sepak bola dunia (FIFA).

Dikutip dari berbagai sumber sanksi berat yang akan menanti Indonesia dimulai dari pencabutan status sebagai tuan rumah piala dunia U-20 tahun 2023 hingga larangan mengadakan kompetisi sepak bola pada semua divisi.

Korban kerusuhan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya lebih banyak ketimbang tragedi Heysel yang mempertemukan Liverpool vs Juventus di final Liga Champions 1984-1985. Kondisi itulah yang membuat Indonesia dalam hal ini PSSI, berpotensi mendapat hukuman dari FIFA selaku Federasi Sepakbola Dunia. **

Baca Juga : Dukung Suami Nyaleg DPRD Sulsel, Tenri Engka Lakukan Hal Ini

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news atau Whatsapp 081243114943

Follow Social Media Kami

KomentarAnda