HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Menanggapi video viral berdurasi 14 detik yang menampilkan seorang tenaga kesehatan di IGD UPT RSUD Haji Makassar dengan narasi seolah-olah berkata “jangan sakit kalau mau gratis”, harian.news berupaya melakukan konfirmasi langsung kepada pihak rumah sakit.
Namun, pihak RSUD Haji Makassar melalui perwakilan tim Humas, Andi Nurfaidah, enggan memberikan tanggapan lebih lanjut dan meminta agar publik merujuk informasi resmi yang telah dipublikasikan melalui akun media sosial resmi rumah sakit di Instagram @rshajisulsel.
“Silakan dicek langsung di sosmed RS Haji yah,” ujar Andi singkat saat dihubungi harian.news.
Baca Juga : Wujud Nyata Kepedulian, Wali Kota Appi Pastikan Imam Masjid Terlindungi BPJS Hingga Jaminan Hari Tua
Dalam unggahan klarifikasi di akun Instagram resmi tersebut, pihak RSUD Haji Makassar menegaskan bahwa informasi yang beredar viral di media sosial tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Mereka menyampaikan bahwa pihak rumah sakit, dalam hal ini Kepala Bagian Humas beserta tim, telah melakukan pertemuan dan klarifikasi secara langsung dengan pihak terkait yang muncul dalam video.
“Proses komunikasi telah berjalan dengan baik dan permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan,” tulis pernyataan resmi rumah sakit, dikutip, Rabu (21/05/2025).
Baca Juga : BPJS dan Jerit Senyap yang Luput
Pihak RSUD Haji Makassar juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta menunggu klarifikasi resmi sebelum membentuk opini publik.
“Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ke depan. RSUD Haji Makassar tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” demikian penegasan dalam klarifikasi tersebut.
PENULIS: GITA OKTAVIOLA
Baca Juga : Viral Video Pelayanan ‘Tak Ramah’ di RS Haji Makassar: Jangan Sakit Kalau Mau Gratis!
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
