HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kelakar Ketua Umum Zulkifli Hasan (Zulhas) terkait bacaan surat Al-Fatihah saat shalat Magrib dan tahiyat akhir yang viral di media sosial.
Kelakar yang disampaikan Zulhas dalam forum Rakernas Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) di Kota Semarang, Jawa Tengah ini, berujung pada dugaan penistaan agama. Dalam beberapa tayangan di media sosial netizen banyak meminta agar Zulhas ditangkap dan diusut.
Dikutip dari salah satu tayangan youtube, pengguna @DoneTral-jd3bv berkomentar “Demi politik agama pun di hina ……..tangkap proses jangan hanya orang lemah saja yg di tangkap……”
Baca Juga : Menko Pangan Apresiasi Terobosan Mentan Amran Turunkan Harga Pupuk Bersubsidi 20 Persen
Akun lain @pupa8185 berkomentar pedas “Penista Agama. Segera Tangkap dan Penjarain..”
Untuk diketahui, Menhan sekaligus Ketum Gerindra Prabowo Subianto adalah Pembina APPSI. APPSI menyatakan dukungannya pada paslon Prabowo-Gibran.
Di hadapan ratusan peserta, Zulhas berkelakar kini ada masyarakat yang diam setelah surat Al-Fatihah dibacakan saat shalat Maghrib.
Baca Juga : Zulhas Tunjuk Pemimpin Strategis PAN, Ashabul Kahfi Fokus di Sulawesi
“Saya keliling daerah, Pak Kiai, sini aman, Jakarta nggak ada masalah. Yang jauh-jauh ada lho yang berubah. Jadi kalau salat Maghrib baca wa ladhdhalliin, baca Al-Fatihah, wa ladhdhalliin, ada yang diem sekarang, Pak. Ada yang diem, loh kok lain,” ujar Zulhas, Selasa (19/12/2023) yang disambut tawa hadirin.
Menurutnya, orang-orang yang terdiam usai bacaan wa ladhdhalliin itu karena mereka cinta pada capres Prabowo Subianto.
“Ada yang diam sekarang banyak, saking cintanya sama Pak Prabowo itu,” klaim Zulhas.
Baca Juga : Presiden Prabowo Izinkan Impor Gula, Ini Alasannya
Tak hanya itu, Zulhas juga mencontohkan kini banyak orang yang ketika gerakan tahiyatul akhir dalam shalat menunjukkan dua jari.
“Itu kalau tahiyatul akhir awalnya gini (nunjuk satu jari) sekarang jadi gini (nunjuk dua jari),” kata Zulhas yang kembali disambut tawa peserta rakernas.
Seperti diketahui, AMIN dan salam satu jari (jari telunjuk mengacung) merupakan kekhasan dari pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, rival Prabowo-Gibran yang diusung Zulhas dkk. Sedangkan Prabowo-Gibran terkenal dengan salam dua jari (jari telunjuk dan jari tengah).
Baca Juga : Zulhas Pimpin Rakor di Makassar: Wamendagri hingga Bupati Pangkep Turut Hadir
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
