HARIAN.NEWS – Sebuah video viral yang memperlihatkan sekelompok berpakaian seagam sekolah pramuka dan satu diantaranya menendang seorang nenek hingga tersungkur.
Video berdurasi 13 detik di facebook diduga sengaja direkam para pelaku ini menunjukkan aksi kekerasan para pelajar terhadap seorang nenek. Dalam rekaman video tersebut terlihat sejumlah remaja mengendarai sepeda motor. Lalu kemudian, para pelajar tersebut sengaja berhenti dan mendatangi seorang nenek yang sedang berjalan kaki ditepi jalan.
Setelah berhenti, dan dihadang oleh pelajat yang berboncengan, lalu kemudian rekan yang lainnya juga menghampiri dan langsung menendang nenek tersebut.
Baca Juga : Polres Makassar Usut Kematian 3 Remaja yang Dipaksa Minum Miras Oplosan
Sang nenek yang terjatuh usai ditendang langsung berteriak meminta tolong sambil berjalan pergi meninggalkan para pelajar tersebut. “Tolong-tolong emak-emak, jeritan sang nenek sambil berjalan meninggalkan para remaja tersebut,” dalam rekaman video viral tersebut. Usai menendang korban para remaja itu kemudian tertawa sambil melanjutkan perjalanannya, terlihat dalam rekaman tersebut sebanyak empat kendaraan sepeda motor dengan jumlah tujuh orang dan satu kendaraan sepeda motor diduga teman para pelajar tersebut yang melakukan rekaman video viral ini.
Sementara itu Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Imam Zamroni saat dikonfirmasi melalui telpon seluler Sabtu (19/11/22) mengatakan pihaknya tengah melakukan lidik.
“Terkait video tersebut upaya kami dari kepolisian saat ini sedang melaksanakan lidik dan mencari siapa saja yang terlibat dalam video tersebut untuk memastikan seperti apa kejadiannya dan dimana kejadiannya,” tuturnya dikutip di tvonenews, Minggu (20/11).
Baca Juga : Bawa Kabur Mobil Pickup, Sopian Dibekuk di Pinrang
Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait yakni Dinas Pendidikan dan pihak sekolah tempat para pelajar tersebut belajar. “Selain itu juga kami akan memanggil para orang tua dan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama guna mencari solusi upaya pencegahan agar tidak terulang kembali kejadian kejadian seperti yang ada di Video diwilayah kita,” katanya.
Untuk lokasi tempat kejadian video viral tersebut saat ini masih dalam lidik polisi. “Kita akan mencari dimana lokasi dan seperti apa kejadian sebenarnya,” ungkap Kapolres Tapsel AKBP Imam Zamroni
Selain itu Kapolres memberikan himbauan untuk para pemuda dan pelajar agar tidak mencontoh dan melakukan perbuatan yang sama terkait perbuatan yang tidak pantas untuk dilakukan apalagi kepada seorang ibu yang usianya sudah lanjut.
Baca Juga : Polres Luwu Utara FGD Pencegahan Penyalagunaan Narkoba
“Seharusnya kita para pemuda dan pelajar harus hormat kepada orang tua baik orang tua langsung maupun orang yang lebih tua dari usia kita, selain itu kami juga menghimbau agar para pengguna media sosial agar bijak dalam melihat video tersebut agar tidak mudah memberikan komentar komentar yang kurang pas agar tidak memancing konflik konflik dalam masayarakat serta dan menimbulkan hal hal negatif lainnya,” pungkasnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
