Logo Harian.news

Wali Kota Makassar Evaluasi BUMD, Soroti Operasional dan SDM 

Editor : Redaksi Jumat, 14 Maret 2025 14:38
Rapat Koordinasi Jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Tim Transisi MULIA di Balai Kota Makassar, Foto: HN/Sinta.
Rapat Koordinasi Jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Tim Transisi MULIA di Balai Kota Makassar, Foto: HN/Sinta.
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyoroti permasalahan operasional dan sumber daya manusia (SDM) dalam rapat koordinasi bersama jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Tim Transisi MULIA di Balai Kota Makassar, Jumat (14/3/2025).

Diketahui BUMD Makassar terdiri dari enam Perusda diantaranya, PDAM Makassar, PD Parkir Makassar Raya, PD Pasar Makassar Raya, PD Terminal Makassar Metro, PD Rumah Potong Hewan (RPH), serta PT BPR Kota Makassar (Perseroda).

Baca Juga : Resmi Dibuka, Taro Waterpark Makassar Tawarkan Wisata Edukasi Anak

Munafri menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem kerja dan efektivitas perusahaan daerah.

Ia menilai banyak BUMD yang belum mampu mencapai target tahunan, padahal sudah memiliki perjanjian kerja yang jelas.

“Kalau semua berjalan baik, kita tidak perlu rapat seperti ini. Artinya, ada yang harus dibenahi, baik dari sisi operasional maupun SDM,” tegasnya.

Baca Juga : Trotoar Makassar Belum Inklusif, Dikuasai PKL dan Parkir Liar

Menurutnya, salah satu kendala utama adalah manajemen SDM yang tidak maksimal. Ia meminta kejelasan terkait hambatan yang dihadapi, baik karena regulasi, faktor internal, atau kinerja direksi yang kurang optimal.

“Kalau SDM-nya bermasalah atau direksi tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik, maka harus dievaluasi,” ujarnya.

Selain itu, Munafri meminta laporan berbasis data yang valid agar proses evaluasi bisa dilakukan secara akurat dan tepat sasaran.

Baca Juga : RMC Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan di Makassar, Siapkan Standar International hingga Promo Menarik

“Kita butuh data yang jelas supaya bisa mengambil langkah yang tepat. Semua harus berbasis aturan yang ada. Sistem kerja harus diperbaiki agar perusahaan tetap sehat dan bisa berkontribusi bagi Kota Makassar,” katanya.

Ia menegaskan bahwa BUMD harus memberikan manfaat nyata bagi pemerintah dan masyarakat. Jika tidak ada dampak positif, maka keberadaannya harus dipertimbangkan ulang.

“Kalau tidak memberikan manfaat, untuk apa kita pertahankan?” tegasnya.

Baca Juga : Unismuh Makassar Apresiasi Pemenang Lomba Video Ramadan, Ini Daftar Juara

Rapat koordinasi ini kemudian dilanjutkan oleh Tim Transisi MULIA untuk melakukan evaluasi lebih dalam terhadap kinerja BUMD di Makassar.

PENULIS: NURSINTA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda