Logo Harian.news

Deteksi Dini Gangguan Jelang Idul Fitri

Wali Kota Makassar Imbau Orang Tua Awasi Anak: Balapan Liar dan Petasan Dilarang

Editor : Redaksi Senin, 17 Maret 2025 07:27
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Saat Memberikan Sambutan di Buka Puasa Bersama anak-anak panti asuhan dan peringatan Nuzulul Quran lingkup Pemkot Makassar di Lapangan Karebosi, Foto: Humas Pemkot Makassar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Saat Memberikan Sambutan di Buka Puasa Bersama anak-anak panti asuhan dan peringatan Nuzulul Quran lingkup Pemkot Makassar di Lapangan Karebosi, Foto: Humas Pemkot Makassar.

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengingatkan para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi balapan liar yang marak selama Ramadan.

Ia juga melarang keras penggunaan petasan karena dinilai mengganggu dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Imbauan ini disampaikan Munafri atau yang akrab disapa Appi saat menghadiri buka puasa bersama anak-anak panti asuhan dan peringatan Nuzulul Quran lingkup Pemkot Makassar di Lapangan Karebosi, Minggu (16/3/2025).

Baca Juga : Munafri Arifuddin: Hari Ini Makassar Posisi Siaga

“Saya minta kepada orang tua di Makassar agar betul-betul menjaga dan mengawasi anak-anak kita,” ujar Munafri.

Menurutnya, fenomena balapan liar kerap meningkat menjelang Idul Fitri, memicu kekhawatiran terkait keamanan dan keselamatan di jalan raya.

Ia meminta seluruh jajarannya segera berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi gangguan ketertiban umum.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Lantik Pengurus FKPP, Nurfadjri Fadeli Luran Didaulat Menjadi Ketum FKPP Kota Makassar

Selain balapan liar, Munafri juga melarang siswa bermain petasan. Ia menegaskan bahwa petasan tidak hanya mengganggu kenyamanan, terutama bagi umat Muslim yang sedang beribadah, tetapi juga membahayakan pengguna dan orang di sekitarnya.

“Ini bisa membahayakan nyawa mereka dan orang lain,” tegasnya.

Ia juga menyoroti maraknya konvoi motor yang dilakukan anak-anak muda setelah sahur atau buka puasa bersama. Banyak dari mereka berkendara tanpa helm, berboncengan tiga, dan melanggar aturan lalu lintas.

Baca Juga : Kolaborasi Internasional, Makassar Tetapkan Langkah Menuju Kota Nol Karbon

“Di wilayah masing-masing, saya lihat fenomena ini mulai marak. Anak-anak sudah libur sekolah, sahur on the road, dan buka puasa bersama, tapi mereka konvoi naik motor tanpa helm, berboncengan tiga, dan sebagainya,” kata Munafri.

Untuk mengendalikan situasi, Munafri menginstruksikan seluruh perangkat pemerintahan di wilayahnya agar menjalankan tugas pokok dan fungsi secara maksimal.

Ia juga meminta deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, terutama menjelang Idul Fitri.

Baca Juga : Perempuan Wajib Nonton! Film Penerbangan Terakhir Angkat Isu Love Bombing dan Manipulatif

“Menjelang Lebaran, frekuensi kendaraan meningkat karena banyak saudara-saudara kita dari daerah datang ke Makassar untuk belanja kebutuhan. Setelah itu mereka akan kembali. Jadi saya harap ini bisa ditangani dengan serius agar tidak menimbulkan gangguan di tengah masyarakat,” tutupnya.

Pihak Pemkot Makassar bersama kepolisian akan mengambil langkah konkret dalam mengoptimalkan ketertiban dan kenyamanan masyarakat di bulan suci ini.

PENULIS: NURSINTA

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda