Logo Harian.news

Wali Kota Makassar Usung Gerai Mandar untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Editor : Redaksi II Minggu, 08 Februari 2026 19:54
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (Foto: dok Humas Pemkot Makassar)
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (Foto: dok Humas Pemkot Makassar)
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Wanita Mandar Sulawesi Barat (BPW-KWMSB) Provinsi Sulawesi Selatan untuk lebih inovatif dalam memperkuat ekonomi lokal sekaligus melestarikan budaya Mandar.

Salah satu gagasan yang disampaikan Munafri adalah inisiasi pendirian gerai khusus produk khas Mandar di Kota Makassar.

Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar

Menurutnya, keberadaan gerai tersebut akan mempermudah akses masyarakat terhadap produk lokal unggulan asal Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri Rapat Kerja BPW-KWMSB Sulsel bertema “Menguatkan Jati Diri sebagai Pilar Keluarga, Kreativitas, dan Inovasi Pelestarian Budaya” di Gedung Makassar Government Center (MGC), Minggu (8/2/2026).

Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.

Baca Juga : Proyek PSEL di TPA Manggala Digenjot, Gelontorkan 3 Miliar untuk 8 Hektare Lahan

Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menilai berbagai komoditas Mandar seperti minyak Mandar, ikan kering, paja, pisang, hingga gula merah memiliki pasar yang besar di Makassar.

Namun, menurutnya, masih dibutuhkan langkah konkret agar produk-produk tersebut lebih mudah dijangkau konsumen.

“Kenapa kita tidak punya gerai Mandar di Makassar? Ini bisa diinisiasi oleh ibu-ibu Kerukunan Wanita Mandar,” ujarnya.

Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill

Munafri menekankan bahwa di era saat ini, produk harus mendekat kepada konsumen. Dengan adanya gerai tetap di lokasi strategis, masyarakat Makassar maupun warga Mandar yang merantau tidak lagi kesulitan mendapatkan produk autentik.

Selain mendorong penguatan ekonomi, Munafri juga mengingatkan pentingnya perencanaan program kerja yang realistis dan dapat dieksekusi dengan baik.

“Lebih baik programnya sedikit, tapi terlaksana, daripada banyak tapi tidak ada yang selesai,” tegasnya.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gelar Salat Id di Karebosi, Imam Syekh Al-Areqi, Khatib Rektor UIN

Ia menambahkan bahwa Makassar merupakan kota multi-etnis, tempat berbagai suku, termasuk Mandar, hidup berdampingan dan berkontribusi bagi pembangunan daerah. Karena itu, ia berharap BPW-KWMSB dapat menjadi wadah pengembangan potensi diri sekaligus melahirkan karya nyata bagi masyarakat.

Munafri pun berharap kekayaan budaya Mandar dapat terus dipromosikan, tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga hingga ke panggung global.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda