HARIAN.NEWS, JENEPONTO – Usulan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang ) puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto kepada Kementerian Kesehatan tidak membuahkan hasil
Subair Deta, pemuda Tamalatea menyampaikan bahwa kami telah mengusulkan ini pada Musrenbang tingkat kabupaten namun tidak membuahkan hasil
“Kami telah kordinasi pada dinas kesehatan terkait dengan lokus pembangunan pada tahun 2026, tapi tidak masuk pada lokus pembangunan di Kementrian kesehatan. Seharusnya pembangunan Puskesmas ini dapat perhatian khusus karena hanya di Kecamatan Tamalatea ini yang belum dilakukan pembangunan baru,”ucapnya.
Baca Juga : Pembangunan Puskesmas Tamalatea Segera Diusulkan ke Kementerian Kesehatan
Dengan jumlah pasien yang besar,Puskesmas Tamalatea terpaksa mengubah halaman parkir menjadi ruang tunggu pasien. Perawatan pada pasien masih gabungan, ada perawatan anak, lansia, dan juga perawatan umum, ruang persalinan pun demikian, katanya kepada harian.news,Kamis (4 /9/2025)
Sangat disayangkan upaya pemerintah daerah yang mengusulkan pembangunan kepada Kementerian Kesehatan namun tidak ditanggapi dengan serius.
Subair mengklaim sudah mengkonfirmasi kepada Kadis kesehatan Syusanti Mansyur terkait dengan kepastian pembangunan Puskesmas, ia menyampaikan bahwa terkait pembangunan Puskesmas Tamalatea oleh Kemenkes tidak masuk dalam lokus pembangunan. Diarahkan kepada pemenuhan kegiatan non fisik, katanya.
“Untuk Dana Alokasi khusus (DAK) tahun 2026 belum ada, kami menunggu petunjuk pada dana alokasi umum (DAU),” tukasnya.
Pihaknya berharap agar pemerintah terbuka hati nuraninya melihat kondisi Puskesmas agar rencana pembangunan fasilitas kesehatan yang layak seperti di kecamatan yang lain bisa dapat diprioritaskan pada tahun 2026.
Disisi lain, Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar menanggapi terkait dengan pembangunan Puskesmas, mengatakan ini kami lagi rapatkan, singkatnya. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
