Jika program ini dijalankan dengan lebih terarah, CELIOS memperkirakan anggaran yang dibutuhkan bisa ditekan hingga Rp117 triliun, jauh lebih rendah dibandingkan anggaran saat ini.
“Dengan menyalurkan MBG secara lebih tepat sasaran, pemerintah bisa menghemat anggaran dan memiliki ruang fiskal yang lebih besar untuk program prioritas lainnya,” pungkas Media Wahyudi.
Baca Juga : Prabowo: Vietnam dan Thailand Hebat Silat, Dulu Kita yang Latih
Pemerintah Diminta Evaluasi Skema MBG
Seiring dengan perdebatan ini, sejumlah ekonom dan pengamat kebijakan publik mendesak pemerintah untuk meninjau ulang skema MBG agar benar-benar menyasar kelompok yang paling membutuhkan.
Mereka menilai bahwa evaluasi program harus dilakukan secara transparan, dengan mempertimbangkan aspek efektivitas dan efisiensi anggaran.
Baca Juga : Mentan Amran: 160 Juta Petani dan Peternak Suplai Program MBG
Hingga saat ini, pemerintah belum memberikan tanggapan terkait kritik tersebut. Namun, dengan tambahan anggaran yang telah disetujui, program MBG dipastikan akan tetap menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo di tahun 2025. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

